Syaharuddin Alrif Konsolidasikan Kader NasDem Sulsel, Target Pertahankan Kekuatan di 2029

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya soliditas seluruh kader menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Pesan tersebut disampaikan Syaharuddin saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Minggu (30/8/2026).
Dalam forum tersebut, Syaharuddin meminta seluruh kader, khususnya anggota legislatif dan kepala daerah dari NasDem, memperkuat koordinasi serta menjaga kekompakan di semua tingkatan.
Ia mengatakan, konsolidasi menjadi penting untuk memastikan mesin partai tetap bergerak setelah melewati berbagai dinamika politik selama beberapa tahun terakhir.
“Saya merasa senang sekali karena dari proses dinamika berjalan yang telah kita lewati yang membuat kita terus matang, terus bergerak sehingga walaupun dinamika kerikil kecil bisa kita lewati semuanya,” kata Syaharuddin.
Menurutnya, kekuatan NasDem Sulsel tidak dibangun secara instan. Infrastruktur partai hingga tingkat ranting, kata dia, merupakan hasil konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan selama 14 tahun.
“14 tahun bersama kita berkeliling, kita konsolidasi di daerah-daerah. Maka saya berharap kekuatan ini kita akan pertahankan, kekuatan ini kita akan semakin kuatkan,” ujarnya.
Syaharuddin juga mengingatkan kader NasDem agar tidak hanya mengandalkan posisi politik yang saat ini dimiliki. Ia meminta para anggota DPRD maupun kepala daerah menunjukkan kinerja dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Menurutnya, slogan perubahan yang terus digaungkan NasDem sejak Pemilu 2014 harus diwujudkan melalui kerja nyata setelah kader memperoleh jabatan.
“Kita dari 2014, 2019, 2024 selalu berteriak di lapangan, gerakan perubahan. Tapi kalau kader-kadernya tidak menjadikan contoh dan teladan, maka masyarakat akan meninggalkan kita,” tegasnya.
Ia mengingatkan, perilaku dan kinerja kader akan menjadi salah satu faktor yang menentukan kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029.
Sebaliknya, jika seluruh kader konsisten menjalankan amanah dan bekerja untuk kepentingan masyarakat, Syaharuddin optimistis kekuatan politik NasDem di Sulsel dapat dipertahankan.
“Tapi kalau kita konsisten, kita istiqomah bergerak sesuai harapan ketua umum, maka saya yakin 2029 dengan kekuatan kolektif kolegial Partai NasDem, saya yakin kita bisa pertahankan kekuatan ini,” katanya.
Selain konsolidasi internal, Syaharuddin menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara anggota DPRD dengan kepala daerah yang diusung NasDem. Ia meminta fraksi NasDem di DPRD tidak berjalan sendiri dan tetap memberikan dukungan terhadap kepala daerah selama kebijakan yang dijalankan berpihak kepada masyarakat.
“Kita harus komitmen bersama-sama. Apa usungan kita, selama itu untuk rakyat, kita dukung. Komitmen kita waktu pilkada dan kita kawal kader kita sampai sukses menjadi kepala daerah di daerahnya masing-masing,” tuturnya.
Ia juga meminta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota memperkuat kerja sama saat turun ke daerah pemilihan. Menurutnya, kegiatan reses dan pengawasan dapat menjadi momentum mempertemukan kader legislatif dari berbagai tingkatan.
“Jangan jalan sendiri-sendiri karena jalan sendiri-sendiri nanti pada saat 2029 Anda juga dibiarkan dalam sepi,” katanya.
Syaharuddin meminta kebiasaan saling menjaga jarak antaranggota legislatif ditinggalkan. Ia mendorong seluruh kader mengedepankan kebersamaan demi memperkuat struktur partai.
“Jangan mi pergi di anggota dewan itu karena dulu tidak ada dukung ka. Tinggalkan model begitu, tinggalkan gaya begitu. Gaya sekarang bagaimana kita bersatu, bagaimana kita kuatkan partai ini semakin solid ke depannya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga menyoroti tantangan yang dihadapi anggota DPRD saat ini. Ia menilai kondisi politik dan pola kerja legislatif telah berubah dibanding periode sebelumnya.
Karena itu, anggota DPRD NasDem diminta tidak hanya mengandalkan program pemerintah daerah, tetapi juga harus memiliki inovasi dan kreativitas dalam membangun hubungan dengan konstituen.
“Kalau kita menjadi anggota dewan hanya mengharapkan kegiatan dari APBD tanpa inovasi, tanpa kreativitas sebagai kader, maka pasti kita akan lewat di pemilu berikutnya,” jelasnya.
Menurutnya, kerja-kerja politik harus dibangun melalui kedekatan dengan masyarakat, komunikasi yang baik dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan publik.
Syaharuddin menyebut saat ini NasDem Sulsel memiliki sembilan kader yang menduduki posisi kepala daerah, termasuk Wakil Gubernur Sulsel serta sejumlah kepala daerah di kabupaten/kota.
Ia meminta seluruh struktur partai menjaga komunikasi dengan para kepala daerah tersebut agar hubungan antara eksekutif dan legislatif tetap berjalan harmonis.
“Sembilan kader kita itu ajaklah, kita support bersama-sama, komunikasi saja yang baik,” katanya.
Bimtek tersebut juga menjadi ruang pembekalan bagi kader NasDem mengenai perkembangan politik nasional, termasuk isu tata kelola sistem pemilu dan kemungkinan perubahan aturan terkait masa jabatan maupun mekanisme pemilihan kepala daerah.
Syaharuddin mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan penjelasan langsung mengenai perkembangan regulasi tersebut.
Ia berharap para anggota DPRD memanfaatkan forum tersebut untuk mendapatkan informasi yang akurat sehingga tidak hanya mengandalkan isu yang berkembang di publik.
“Untuk memperjelas beberapa rangkaian informasi, saya mengundang salah satu direktur. Kemarin saya datangi di Jakarta dan alhamdulillah beliau berkesempatan hadir,” ujarnya.
Syaharuddin menegaskan, seluruh rangkaian konsolidasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kesiapan NasDem Sulsel menghadapi agenda politik mendatang.
Ia meminta kader tidak gentar menghadapi dinamika politik dan tetap bekerja untuk masyarakat.
“Kalau ada gangguan sedikit pun jangan pernah ciut nyalinya, terus bekerja untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Kita harus bekerja, kita harus memaksimalkan,” tutup Bupati Sidrap itu.
Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPP NasDem Nining Indra Saleh, Korwil Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Rudianto Lallo, serta anggota DPR RI Teguh Iswara dan Eva Stevani.
Sekretaris DPW NasDem Sulsel yang juga Ketua DPRD Provinsi Andi Rachmatika Dewi, Ketua Fraksi NasDem sekaligus Bendahara DPW NasDem Sulsel Muhammad Sadar.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News