PKKMB 2026/2027 Resmi Dibuka, AK-Manufaktur Bantaeng Sambut 48 Mahasiswa Baru

PKKMB 2026/2027 Resmi Dibuka, AK-Manufaktur Bantaeng Sambut 48 Mahasiswa Baru

SULSELSATU.com, BANTAENG – Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Aula Graha Vokasi AK-Manufaktur Bantaeng, Selasa (1/9/2026).

Pembukaan PKKMB secara resmi dilakukan oleh Senat AK-Manufaktur Bantaeng. Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, sistem pembelajaran, budaya akademik, serta berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan vokasi.

Kegiatan PKKMB berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026, dan diikuti oleh sebanyak 48 mahasiswa baru dari tiga program studi. Mereka terdiri atas 16 mahasiswa Program Studi Teknik Perawatan Mesin, 19 mahasiswa Program Studi Teknik Listrik dan Instalasi, serta 13 mahasiswa Program Studi Analisis Kimia.

Pembukaan PKKMB turut dihadiri langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir P., M.AP. Ari Sultan dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng, Manager PT Hengsheng New Energy Material, Andri Koesbani Akbar, Ketua IKA AK-Manufaktur Bantaeng, Ghion Ramadhan, serta dosen dan tenaga kependidikan AK-Manufaktur Bantaeng.

Sementara itu, kegiatan ini juga dihadiri secara daring melalui Zoom Meeting oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Dr. Sidik Herman, S.Sn., M.M., serta Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPVI), Wulan Aprilianti, S.Kom.

Mewakili Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Pembantu Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Mahlina Ekawati, menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Ia mengatakan, PKKMB bukan sekadar menjadi hari pertama mahasiswa berada di lingkungan kampus, tetapi merupakan langkah awal dalam membangun masa depan.

“Kita hidup di era yang bergerak sangat cepat. Teknologi terus berkembang, dunia kerja terus berubah, dan tantangan masa depan semakin kompleks. Karena itu, pendidikan vokasi tidak hanya mengajarkan apa yang harus diketahui, tetapi juga bagaimana menerapkan ilmu tersebut untuk menyelesaikan masalah dan memberikan solusi,” ujar Mahlina.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, “Dari Vokasi, Sinergi dalam Inovasi Berdampak untuk Negeri.” Melalui pendidikan vokasi, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi sekaligus menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

“Saya percaya kalian adalah generasi yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir P., M.AP. yang mewakili Bupati Kab. Bantaeng menyampaikan mengapresiasi kontribusi AK-Manufaktur Bantaeng dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberadaan AK-Manufaktur Bantaeng memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Sementara itu, pemerintah daerah terus berupaya membuka peluang investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Pemda Bantaeng bertanggung jawab menghadirkan investasi, sementara AK-Manufaktur Bantaeng bertanggung jawab mencetak sumber daya manusia yang unggul. Di sini teori dan praktik dikolaborasikan, sehingga saya berharap adik-adik mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi masing-masing,” ujar Muhammad Tafsir.

Selain itu, Muhammad Tafsir mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di AK-Manufaktur Bantaeng, khususnya laboratorium dan sarana praktik, sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi.

“Manfaatkan fasilitas yang ada di AK-Manufaktur Bantaeng dengan sebaik-baiknya. Laboratorium merupakan salah satu sarana penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Karena itu, fasilitas yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Menutup sambutannya, Muhammad Tafsir menyampaikan apresiasi kepada AK-Manufaktur Bantaeng yang dinilai telah berkontribusi dalam memberikan pendidikan dan keterampilan kepada generasi muda, tidak hanya dari Bantaeng tetapi juga dari sejumlah kabupaten lainnya.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AK-Manufaktur Bantaeng yang telah memberikan edukasi dan keterampilan kepada anak-anak Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, dan kabupaten lainnya. Semoga kontribusi ini terus memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga