Kemarau Panjang, Sekolah Islam Athirah Gelar Salat Istisqa Serentak di Tiga Wilayah

Kemarau Panjang, Sekolah Islam Athirah Gelar Salat Istisqa Serentak di Tiga Wilayah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekolah Islam Athirah menggelar salat istisqa secara serentak di tiga wilayah, yakni Athirah Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone.

Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual keluarga besar Sekolah Islam Athirah dalam menyikapi musim kemarau yang berlangsung panjang sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter dan penguatan nilai ketakwaan siswa.

Salat istisqa dilaksanakan secara berjamaah dengan melibatkan siswa, guru, dan karyawan Sekolah Islam Athirah di masing-masing wilayah.

Dalam suasana khidmat, seluruh peserta memanjatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan.

Direktur Sekolah Islam Athirah Syamril mengatakan, pelaksanaan salat istisqa menjadi sarana untuk mengajarkan kepada siswa pentingnya pendekatan spiritual dalam menghadapi berbagai kondisi, termasuk kemarau panjang.

Menurutnya, manusia tidak hanya dituntut melakukan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Anak-anak perlu memahami bahwa ketika menghadapi kondisi seperti kemarau panjang, kita tidak hanya melakukan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan ibadah. Ini bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan sikap spiritual mereka,” ujar Syamril.

Ia menjelaskan, salat istisqa tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa berbagai persoalan yang dihadapi manusia perlu disikapi dengan ikhtiar, doa, dan ketawadhuan kepada Allah SWT.

Syamril menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT.

“Yang ingin kami tanamkan adalah kesadaran bahwa dalam setiap kondisi, kita tetap berusaha sekaligus memohon pertolongan Allah. Mudah-mudahan doa yang dipanjatkan bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar kita dan Allah memberikan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan,” katanya.

Pelaksanaan salat istisqa secara serentak di tiga wilayah juga menunjukkan bahwa nilai spiritual menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan di Sekolah Islam Athirah.

Para siswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan serta mampu merespons berbagai persoalan dengan landasan nilai-nilai keimanan.

Melalui kegiatan tersebut, Sekolah Islam Athirah berharap keluarga besar sekolah semakin memahami pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Doa bersama dalam menghadapi kemarau panjang juga menjadi momentum bagi siswa, guru, dan karyawan untuk melakukan refleksi, memperkuat ikhtiar, serta menumbuhkan rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.

Dengan demikian, salat istisqa diharapkan tidak hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran yang memperkuat karakter spiritual dan kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga