Haul ke-20 Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma Digelar di Baji Bicara, Bakal Dihadiri 2.000 Jemaah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Peringatan Haul ke-20 KH Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma digelar di tengah momentum bulan Maulid. Sedikitnya 2.000 jemaah sudah mengonfirmasi akan haul yang dipusatkan di Jalan Baji Bicara, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026).
Pelaksanaan haul Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Selain bertepatan dengan bulan Maulid, lokasi puncak haul juga berpindah dari gedung ke kawasan Baji Bicara.
Ketua Panitia Haul, Capt. Suparman, mengatakan pelaksanaan Haul ke-20 Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Haul yang ke-20 ini bukan hanya rutinitas tahunan semata. Ini momentum untuk mengenang perjuangan, dakwah, dan cara beliau membimbing umat,” kata Suparman dalam keterangannua, Sabtu (5/9/2026).
Pemilihan Baji Bicara sebagai lokasi puncak haul dilakukan berdasarkan petunjuk Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang. Panitia memperkirakan jemaah yang hadir mencapai sekitar 2.000 orang.
Jemaah tidak hanya berasal dari wilayah Sulawesi Selatan. Sejumlah jemaah dari luar daerah juga telah mengonfirmasi kehadiran, di antaranya dari Pasuruan, Surabaya, dan Jakarta.
Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan. Pengaturan arus lalu lintas dan lokasi parkir menjadi perhatian utama mengingat jumlah jemaah yang diperkirakan cukup besar.
Panitia juga melibatkan tokoh masyarakat setempat untuk membantu kelancaran kegiatan.
Suparman mengimbau jemaah mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di lokasi haul.
Rangkaian peringatan Haul ke-20 Puang Ramma tidak berakhir pada acara puncak di Makassar.
Panitia juga menyiapkan Ziarah Kubro di kompleks pemakaman Tambua, Kabupaten Maros. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 September 2026.
Ziarah Kubro akan dipandu para khalifah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf dan didukung panitia setempat.
Puang Ramma dikenal sebagai Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy pada masanya. Ia juga merupakan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan.
Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka mengatakan haul menjadi momentum untuk mengenang hari wafat seseorang.
“Haul itu mengenang hari wafatnya seseorang,” ujar Puang Makka.
Bagi Puang Makka, sosok Puang Ramma memiliki kedudukan penting dalam perjalanan hidupnya. Selain sebagai ayahanda, Puang Ramma merupakan guru sekaligus mursyid yang membimbingnya.
Peringatan Haul ke-20 ini diharapkan menjadi momentum untuk kembali mengenang perjuangan dan dakwah Puang Ramma serta meneruskan keteladanan yang diwariskannya kepada generasi berikutnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News