KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan

KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tiga proyek kelistrikan di Sulawesi terbit.

Tiga proyek tersebut meliputi SUTT 150 kV Daya Baru–Daya Baru dan GITET 275 kV Daya Baru di Sulawesi Selatan, SUTT 150 kV Marisa–Moutong yang menghubungkan Gorontalo dan Sulawesi Tengah, serta SUTT 150 kV Bungku–Pelanggan PT ACN di Sulawesi Tengah.

Terbitnya KKPR menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pra-konstruksi karena memberikan kepastian kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap rencana lokasi dan trase pembangunan.

PLN UIP Sulawesi selanjutnya akan melanjutkan proses pengadaan dan pembebasan lahan serta pemenuhan persyaratan lainnya sebelum memasuki tahap konstruksi.

General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, terbitnya KKPR menjadi milestone penting dalam memastikan kesiapan pembangunan ketiga proyek tersebut.

“Terbitnya KKPR menjadi milestone penting dalam tahapan pra-konstruksi. Selanjutnya kami akan melanjutkan proses pengadaan lahan dan tahapan lainnya secara tertib, transparan, serta sesuai ketentuan yang berlaku agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Aditya.

Di Sulawesi Selatan, pembangunan SUTT 150 kV Daya Baru–Daya Baru dan GITET 275 kV Daya Baru diarahkan untuk memperkuat sistem transmisi di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Infrastruktur tersebut juga akan meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas penyaluran daya pada sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, SUTT 150 kV Marisa–Moutong akan memperkuat konektivitas sistem kelistrikan antara Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kehadiran jaringan transmisi tersebut diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus memperkuat interkoneksi jaringan di koridor utara Sulawesi.

Adapun SUTT 150 kV Bungku–Pelanggan PT ACN akan mendukung kebutuhan kelistrikan dan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Jaringan transmisi yang andal diharapkan dapat mendukung aktivitas industri, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketiga proyek ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi. Infrastruktur transmisi yang semakin andal diperlukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, pertumbuhan industri, investasi, serta perkembangan ekonomi daerah,” pungkas Aditya.

Dengan terbitnya KKPR, PLN UIP Sulawesi kini melanjutkan tahapan pengadaan dan pembebasan lahan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.

Proses tersebut menjadi langkah lanjutan untuk memastikan proyek infrastruktur ketenagalistrikan dapat memasuki tahap konstruksi sesuai rencana.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga