PLN UIP Sulawesi Kembangkan Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Ekonomi Sirkular di Makassar

PLN UIP Sulawesi Kembangkan Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Ekonomi Sirkular di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Kota Makassar melalui dukungan sarana dan prasarana kepada Bank Sampah Unit (BSU) Pelita Bangsa.

Dukungan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Penguatan Bank Sampah Unit Pelita Bangsa melalui Peningkatan Sarana Prasarana dan Edukasi Masyarakat Menuju Ekonomi Sirkular”.

Bantuan yang diberikan meliputi mesin pencacah sampah organik, mesin jahit listrik, timbangan digital berkapasitas 100 kilogram, gerobak dorong, komposter aerob, ember tumpuk, sarana budidaya maggot, kompos bag, lemari etalase produk, serta berbagai perlengkapan pendukung pengolahan sampah.

PLN juga menyerahkan 60 tempat sampah kepada 20 rumah warga. Setiap rumah menerima tiga wadah untuk mendukung pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald Mangatas Silaen mengatakan, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan bersama dan dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

“Sampah sudah menjadi persoalan besar di negara kita. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama sebagai warga negara untuk turut mengelola dan mengurangi dampaknya. Upaya tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang kita lakukan hari ini, salah satunya melalui dukungan kepada BSU Pelita Bangsa,” ujar Donald.

Menurut Donald, dukungan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah BSU Pelita Bangsa, tetapi juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap sampah.

“Semoga melalui langkah ini, sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat dikelola, diolah kembali, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Hj. Melinda Aksa Munafri mengapresiasi dukungan PLN terhadap BSU Pelita Bangsa yang berada di Kecamatan Rappocini.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi ekonomi sirkular di masyarakat Kecamatan Rappocini,” ungkap Melinda.

Sementara itu, Ketua BSU Pelita Bangsa Rosmini mengatakan, bantuan tersebut membuat proses pengolahan sampah menjadi lebih mudah. Saat ini, BSU Pelita Bangsa memiliki 10 anggota dan 80 nasabah dengan pengumpulan sampah sekitar 700 kilogram per bulan.

“Dulu kami hanya mengolah sampah dengan sarana prasarana yang sederhana. Kini pekerjaan menjadi lebih ringan, terutama dengan adanya mesin pencacah dan mesin jahit baru dari PLN. Terima kasih banyak,” ujar Rosmini.

Melalui program TJSL tersebut, PLN UIP Sulawesi mendorong pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga hingga pengolahan melalui bank sampah.

Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kepedulian lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang bernilai bagi masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga