DPRD Luwu Timur Dukung Gerakan Pejuang Subuh Bentuk Karakter Generasi Muda

SULSELSATU.com, MALILI – Anggota DPRD Luwu Timur, Yusuf Pombatu, mengapresiasi konsistensi gerakan Pejuang Subuh yang mengajak anak-anak dan generasi muda melaksanakan salat Subuh berjamaah.
Yusuf menyebut gerakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Penegasan tersebut disampaikan Yusuf Pombatu pada Minggu, 13 September 2026. Menurut legislator tersebut, dampak dari gerakan spiritual ini memiliki esensi yang jauh lebih luas dan mendalam daripada sekadar ritual keagamaan rutin.
“Gerakan ini bukan hanya kegiatan keagamaan semata, tetapi memiliki nilai yang sangat besar dalam membentuk karakter, kedisiplinan, akhlak, dan mental generasi muda. Anak-anak yang sejak usia dini diperkenalkan dengan masjid akan tumbuh dengan pemahaman bahwa masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga tempat membangun persaudaraan, menuntut ilmu, dan membentuk kepribadian yang baik. Adab lebih utama daripada ilmu,” urai Yusuf Pombatu, S.E. secara mendalam.
Menurutnya, pembiasaan beribadah sejak dini menjadi investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang memiliki karakter, moral, dan fondasi spiritual yang kuat.
Yusuf berharap gerakan Pejuang Subuh dapat terus berkembang dan menjangkau masjid-masjid di berbagai wilayah Luwu Timur. Ia juga mendorong keterlibatan orang tua dan lingkungan dalam mendukung kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut ke depannya. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak khususnya para orang tua dan lingkungan yang mendukung. Mari kita bersama-sama mendukung dan memfasilitasi anak-anak kita agar cinta masjid sejak dini,” pungkas Yusuf di akhir penyampaiannya.
DPRD Luwu Timur menyatakan dukungan terhadap program penguatan karakter berbasis keagamaan dan kepemudaan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News