OJK dan Pemkab Pasangkayu Gelar Literasi Keuangan untuk Pelajar hingga UMKM

SULSELSATU.com, PASANGKAYU – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan sektor jasa keuangan menggelar edukasi keuangan bagi pelajar, pelaku UMKM, dan kaum perempuan di Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sekaligus rangkaian road to Bulan Inklusi Keuangan.
Edukasi melibatkan pelajar SMP 1 Pasangkayu serta perwakilan pelaku UMKM dan kaum perempuan di Kabupaten Pasangkayu.
Materi kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak sekaligus mengenali berbagai risiko keuangan.
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, di era digital saat ini, akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan semakin mudah dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, kaum perempuan, hingga pelajar.
“Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman dan literasi keuangan yang memadai agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak, mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan baik, serta terhindar dari berbagai risiko dan praktik keuangan yang merugikan,” jelas Muchlasin.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pasangkayu Suhardi mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan yang menyasar pelaku UMKM dan kaum perempuan.
Menurut Suhardi, kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai isu-isu keuangan, termasuk mengenali dan mengantisipasi praktik keuangan ilegal yang berpotensi merugikan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga manfaat edukasi keuangan dapat dirasakan secara berkelanjutan dan merata di Kabupaten Pasangkayu.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP 1 Pasangkayu, Asrianur, mengatakan edukasi keuangan bagi pelajar diharapkan memberikan dampak positif terhadap generasi muda dalam memanfaatkan layanan keuangan.
Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman sejak dini agar pelajar dapat menghindari praktik yang merugikan, termasuk judi online yang saat ini marak.
OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyatakan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai program.
Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM serta pembukaan rekening bagi pelajar.
Melalui berbagai program tersebut, OJK berharap masyarakat semakin cakap dalam mengelola keuangan sejak dini.
Peningkatan pemahaman keuangan juga diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari risiko keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News