Dewan Pertahanan Nasional Kunjungi PJM, Bahas Penguatan Sektor Kemaritiman

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menerima kunjungan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dalam rangka silaturahmi dan audiensi di Makassar, Selasa (29/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda DPN untuk memperkuat koordinasi dan memperoleh gambaran mengenai sektor-sektor strategis di Sulawesi Selatan, termasuk kemaritiman.
Rombongan DPN dipimpin Deputi Bidang Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., bersama sejumlah tenaga ahli dan tenaga terampil bidang Geoekonomi.
Rombongan diterima Direktur Operasi PJM Warsilan, didampingi SVP Sekretaris Perusahaan Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, SVP Hukum Raplin Halid, serta SVP Perencanaan Strategis dan Pengendalian Performa Teddy Indra Yudhana.
Dalam audiensi tersebut, PJM memaparkan wilayah kerja, peran, serta kapabilitas perusahaan dalam menyediakan jasa kemaritiman, khususnya pelayanan pemanduan dan penundaan kapal.
Pembahasan juga mencakup peran sektor kemaritiman dalam mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas nasional.
Pembahasan tersebut juga dikaitkan dengan arah penguatan dan optimalisasi kinerja perusahaan di lingkungan Danantara.
PJM turut menyampaikan berbagai kendala bisnis dan operasional dalam layanan pemanduan dan penundaan kapal di sejumlah lokasi kerja.
Direktur Operasi PJM Warsilan mengatakan, perusahaan terbuka membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung penguatan sektor kemaritiman.
“Kami meyakini bahwa sinergi dan komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang terintegrasi, memberikan kepastian bagi pengguna jasa, serta mendukung kelancaran konektivitas maritim nasional,” ujar Warsilan.
Menurutnya, PJM terus memperkuat kapabilitas dan mengembangkan layanan jasa kemaritiman untuk mendukung ekosistem pelayanan kepelabuhanan yang terintegrasi di lingkungan Pelindo Group.
Penguatan sinergi antarentitas Pelindo Group juga dinilai penting untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan dan kemaritiman yang saling terhubung.
PJM berharap audiensi tersebut dapat memperkuat hubungan dan komunikasi dengan DPN sekaligus membuka ruang kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan sektor kemaritiman Indonesia.
Pertukaran informasi mengenai kondisi bisnis dan operasional pemanduan serta penundaan kapal menjadi salah satu bagian dari pembahasan dalam audiensi.
DPN menyampaikan apresiasi kepada PJM dan menyambut baik peran perusahaan dalam mendorong perekonomian serta pemerataan kesejahteraan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Audiensi dengan PJM merupakan bagian dari rangkaian Kunjungan Kerja Dalam Negeri (KKDN) DPN di Provinsi Sulawesi Selatan. Agenda tersebut juga mencakup kunjungan ke sejumlah instansi, perusahaan, dan lokasi strategis di wilayah Sulawesi Selatan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News