Prof Hasmyati Resmi Daftar Bakal Calon Rektor UNM

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Prof Dr Hasmyati resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Kamis (8/10/2026).
Guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM itu datang langsung ke Sekretariat Pemilihan Rektor UNM di Gedung Pinisi lantai 14.
Hasmyati hadir bersama keluarga dan sejumlah dekan, guru besar, serta kolega dari berbagai fakultas di UNM.
Hasmyati yang telah dua periode menjabat sebagai Dekan FIKK menyebut proses pendaftaran tersebut menjadi langkah awal untuk membawa UNM menuju arah yang lebih baik.
“Terima kasih teman-teman wartawan yang telah turut membersamai saya dalam pendaftaran. Semoga akan berjalan lancar dan menjadi pemenang di akhir nanti,” ujar Hasmyati.
Dalam kesempatan tersebut, Hasmyati menyampaikan bahwa dirinya mendapat dukungan dari keluarga dan sejumlah kolega di lingkungan UNM. Ia menyebut sekitar 200 orang turut mengantarnya, meski hanya sebagian yang diperkenankan masuk ke ruang pendaftaran.
Menurut Hasmyati, kehadiran keluarga menjadi bagian penting dalam langkahnya mengikuti proses pemilihan rektor.
“Dengan didampingi keluarga, ada suami tercinta, yang menandakan bahwa betul-betul saya didukung penuh oleh keluarga,” katanya.
Sejumlah pimpinan dan guru besar UNM juga turut hadir dalam prosesi tersebut. Di antaranya Prof Muhammad Rapi Tang yang disebut Hasmyati sebagai ketua tim, serta sejumlah dekan dan guru besar dari Fakultas Bahasa, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Fakultas Seni dan Desain, Fakultas Ilmu Pendidikan, hingga FIKK.
Hasmyati mengatakan dirinya tidak ingin menjadikan dinamika masa lalu sebagai beban dalam kontestasi pemilihan rektor. Ia memilih menatap proses ke depan dan mengajak seluruh sivitas akademika UNM bersama-sama membangun kampus.
“Saya tidak mau mengingat lagi yang lalu. Saya melangkah mulai hari ini. Saya semua baik, dan saya mengatakan saya siap bekerja untuk UNM untuk lebih baik,” ucapnya.
Jika mendapat amanah memimpin UNM, Hasmyati menawarkan visi menjadikan kampus tersebut sebagai Center of Excellence kependidikan yang bertumpu pada riset, inovasi, manfaat bagi masyarakat, serta daya saing global.
“Saya menginginkan menjadi Center of Excellence kependidikan yang berbasis riset, inovatif, bermanfaat, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Selain visi pengembangan akademik, Hasmyati juga mendapat pertanyaan mengenai persoalan tawuran yang sempat menjadi perhatian di lingkungan kampus.
Menurut dia, penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan melalui komunikasi dan keterlibatan bersama seluruh pihak. Ia menilai konflik dapat diminimalkan apabila sivitas akademika duduk bersama untuk mencari solusi.
“Tawuran itu tidak ada tawuran jika kita sudah duduk bersama, membicarakan bersama, mencari solusi yang terbaik untuk kita,” katanya.
Hasmyati kemudian mengajak seluruh elemen UNM untuk melihat proses pemilihan rektor sebagai momentum membangun kebersamaan.
“Mohon doa dan dukungannya untuk kita maju bersama, berlayar sampai ke kancah dunia hingga nasional,” tuturnya.
Pendaftaran Hasmyati menambah dinamika pemilihan Rektor UNM. Selanjutnya, proses akan berlanjut sesuai tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan dalam pemilihan rektor.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News