Jaringan 5G Jangkau 14 Kecamatan Makassar, Indosat Kini Perluas Titik ke Gowa dan Maros

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat jaringan 5G di Makassar, Gowa, dan Maros untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat.
Sebagai gerbang utama Indonesia Timur, Makassar menjadi pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan komunitas digital.
Penguatan jaringan ini menyasar berbagai aktivitas, mulai dari bermain gim daring, belajar, bekerja secara mobile, hingga membuat dan mengunggah konten digital.
Head of Circle Kalisumapa IOH Eric Wilyanto mengatakan, pengembangan jaringan dilakukan dengan mempertimbangkan karakter dan kebutuhan digital masyarakat di setiap wilayah.
Penguatan konektivitas diarahkan ke titik-titik strategis, mulai dari pusat usaha dan ruang komunitas hingga kawasan permukiman.
“Di Makassar, kebutuhan tersebut tumbuh seiring aktivitas usaha, pendidikan, dan komunitas. Karena itu, kami mengembangkan Indosat 5G mengikuti ritme pelanggan, dari pusat usaha dan ruang komunitas hingga rumah. Melalui penguatan jaringan dan kolaborasi lokal, kami ingin menghadirkan pengalaman digital yang lancar dan stabil untuk mendukung keseharian masyarakat. Inilah wujud komitmen Lebih Baik Indosat yang berangkat dari kebutuhan pelanggan,” ujar Eric.
Indosat juga menyasar komunitas gim di Makassar melalui Unlimited Battle Arena Mobile Game Tournament.
Program ini digelar bersama mitra komunitas gaming lokal, termasuk Gerakan Pemuda Rakyat Kecil (GERPAC), sebagai ruang bagi pemain untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan di bidang esports.
Konektivitas yang stabil menjadi salah satu kebutuhan pemain untuk menjaga komunikasi dan koordinasi tim selama pertandingan.
Melalui kegiatan tersebut, pemain lokal juga mendapat ruang untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar aspirasi menjadi pemain esports profesional.
Selain komunitas gaming, penguatan jaringan 5G diarahkan untuk mendukung aktivitas pelaku usaha di Makassar dan sekitarnya. Konektivitas membantu pelaku usaha mempromosikan produk, melayani pelanggan, serta menjaga komunikasi saat beraktivitas di berbagai lokasi.
Indosat juga menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung digitalisasi, pengembangan ekonomi kreatif, serta kegiatan dan promosi kota.
Upaya tersebut diarahkan untuk membantu mengembangkan potensi lokal melalui pemanfaatan konektivitas digital.
SVP Head of Region Sulawesi IOH Beni Iskandar mengatakan, kebutuhan masyarakat akan digital terus berubah. Untuk itu, Indosat memastikan jaringan bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat.
“Dengan Indosat 5G, pelanggan akan bisa bermain game dengan lancar, streaming tanpa gangguan, memenuhi kebutuhan kuota untuk pekerjaan, dan AI yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Beni.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Indosat menghadirkan pilihan layanan melalui IM3 dan Tri. Kedua merek tersebut menawarkan paket kuota untuk aktivitas sehari-hari, dengan manfaat tambahan berupa akses Adobe Express Premium dan aplikasi streaming pada paket tertentu.
Sementara itu, IM3 Platinum menawarkan layanan pascabayar dengan kuota 5G, kuota utama, serta manfaat roaming untuk mendukung pelanggan yang membutuhkan konektivitas saat bepergian.
Bagi keluarga yang membutuhkan internet di rumah, Indosat juga menawarkan HiFi Air. Layanan ini menggunakan modem yang dapat langsung dihubungkan ke sumber listrik tanpa memerlukan pemasangan kabel internet.
Dengan dukungan jaringan Indosat 5G, HiFi Air ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan menikmati hiburan melalui berbagai perangkat di rumah.
Khusus di Makassar, tersedia paket internet unlimited beserta modem 5G seharga Rp899 ribu di sejumlah outlet dan Gerai IM3.
Indosat juga menyediakan pilihan cicilan dengan bunga 0 persen di toko yang berpartisipasi, sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News