Appi Hengkang, Supriansa Pimpin Golkar Makassar

Appi Hengkang, Supriansa Pimpin Golkar Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasca mundurnya Munafri Arifuddin dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat, kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin yang akrab disapa ACO, menunjuk Supriansa sebagai Plt Ketua DPD II Partai Golkar Makassar.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Skep.004/DPD/PG/SS/X/2026 yang diserahkan langsung oleh Ilham Arief Sirajuddin.

Supriansa akan menjalankan tugas sebagai Plt Ketua hingga terpilihnya ketua definitif melalui Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Makassar.

Keputusan ini menjadi langkah organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memastikan roda partai tetap berjalan di tengah perubahan kepengurusan.

Penunjukan Supriansa diharapkan menjadi momentum konsolidasi internal Partai Golkar Makassar. Seluruh kader di tingkat kota hingga akar rumput diharapkan tetap solid dan menjalankan program organisasi sesuai arahan DPD I Golkar Sulsel.

Konsolidasi tersebut menjadi penting untuk menjaga komunikasi antarkader dan memastikan agenda organisasi tetap berjalan menjelang pelaksanaan Musda yang akan menentukan kepemimpinan definitif Golkar Makassar.

Supriansa bukan sosok baru di lingkungan Partai Golkar Sulsel. Ia merupakan mantan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar sekaligus mantan Wakil Bupati Soppeng.

Pengalaman di lembaga legislatif, pemerintahan, serta organisasi menjadi bagian dari rekam jejak politik Supriansa sebelum menerima amanah sebagai Plt Ketua Golkar Makassar.

Dengan penunjukan ini, Supriansa mengemban tugas untuk mengawal jalannya organisasi, memperkuat komunikasi internal, serta mempersiapkan proses menuju Musda.

Sebelumnya, Munafri Arifuddin yang juga menjabat sebagai Wali Kota Makassar meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat. Perubahan afiliasi politik tersebut diikuti dengan kekosongan jabatan Ketua DPD II Golkar Makassar.

Penunjukan Plt menjadi mekanisme sementara untuk memastikan kepemimpinan organisasi tetap berjalan sambil menunggu terpilihnya ketua definitif.

Ke depan, perhatian kader Golkar Makassar tertuju pada proses konsolidasi internal dan persiapan Musda. Forum tersebut akan menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kepemimpinan serta keberlanjutan program partai di Kota Makassar. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga