Konstelasi Politik Makassar Bisa Berubah Pasca Appi Gabung Demokrat

Konstelasi Politik Makassar Bisa Berubah Pasca Appi Gabung Demokrat

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Konstelasi politik di Kota Makassar diprediksi akan berybah imbas perpindahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dari Partai Golkar ke Partai Demokrat.

“Perpindahan Appi dari Golkar ke Demokrat berpotensi mengubah konstelasi politik, terutama di Makassar. Appi membawa pengalaman sebagai Ketua Golkar Makassar dan posisi sebagai Wali Kota Makassar,” ujar pengamat politik Nurmal Idrus.

Meski demikian, Nurmal menilai perpindahan partai tidak serta-merta membuat basis pemilih Appi ikut berpindah ke Demokrat.

“Tetapi seberapa jauh basis politik itu ikut berpindah, tentu masih harus dibuktikan melalui konsolidasi, karena basis pemilih tidak otomatis berpindah bersama perpindahan partai,” jelasnya.

Di sisi lain, bergabungnya Appi dinilai memberikan keuntungan bagi Demokrat karena partai tersebut mendapatkan figur dengan panggung elektoral dan pengalaman politik yang cukup kuat.

“Secara organisasi, Demokrat akan mendapatkan figur yang memiliki panggung elektoral, pengalaman politik dan akses pemerintahan di ibu kota provinsi. Itu bisa menjadi modal konsolidasi menuju 2029,” katanya.

Nurmal mengatakan, tantangan Demokrat selanjutnya adalah mengintegrasikan kekuatan politik Appi dengan struktur partai dan kader yang telah lebih dahulu terbangun.

“Tantangannya adalah bagaimana menggabungkan kekuatan Appi dengan struktur dan kader Demokrat yang sudah ada, sehingga bukan sekadar pergantian figur, tetapi benar-benar menjadi penguatan mesin politik partai,” jelasnya.

Menurutnya, jika proses konsolidasi tersebut berhasil, masuknya Appi dapat menjadi momentum bagi Demokrat untuk membangun kekuatan politik baru menghadapi Pemilu 2029. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga