PLN Gandeng 107 Koperasi Merah Putih Layani Transaksi Listrik

PLN Gandeng 107 Koperasi Merah Putih Layani Transaksi Listrik

SULSELSATU.com, SUKOHARJO – PT PLN (Persero) menggandeng 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia untuk menyediakan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Hingga Oktober 2026, kerja sama tersebut telah mencatat lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.

Kolaborasi ini membuka peluang bagi koperasi untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan sekaligus mendekatkan layanan kelistrikan kepada masyarakat desa dan kelurahan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan hal tersebut saat memantau operasionalisasi KDKMP di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

Ia mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, koperasi desa diharapkan menjadi wadah kegiatan ekonomi sekaligus pusat pertumbuhan di wilayahnya.

“Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar koperasi dapat menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pembayaran tagihan listrik dan pembelian token.

“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” tutur Zulkifli.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, dukungan perusahaan terhadap program KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan pengembangan layanan kelistrikan yang memberikan nilai tambah bagi koperasi.

“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Dengan demikian, koperasi dapat mengembangkan sumber pendapatan, sementara masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah dan dekat,” tegas Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menjelaskan, layanan Payment Point Online Bank (PPOB) memungkinkan KDKMP menjadi kanal transaksi pembayaran tagihan dan pembelian token listrik bagi masyarakat.

Implementasi layanan tersebut terus dikembangkan melalui koordinasi antara koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.

“Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan. Ini merupakan langkah positif dalam menghadirkan layanan pembayaran listrik dan pembelian token yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi koperasi desa atau kelurahan,” tutup Rozy.

Melalui kolaborasi ini, PLN mendorong koperasi desa dan kelurahan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga penyedia layanan yang memudahkan warga memenuhi kebutuhan kelistrikan.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperluas akses layanan melalui digitalisasi transaksi dan kemitraan dengan berbagai pihak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga