Korban Kebakaran Tallo Terima Bantuan, Rudianto Lallo Saluran Ratusan Juta Rupiah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menyalurkan bantuan tunai kepada warga korban kebakaran di Jalan Teuku Umar 10, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan bersama Kementerian Sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Rudianto memberikan bantuan uang tunai untuk setiap rumah yang terdampak.
Berdasarkan data yang diterimanya, terdapat 15 rumah yang terdampak kebakaran. Dengan demikian, bantuan tunai yang disalurkan Rudianto untuk warga di lokasi tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
“Hari ini kami menyalurkan langsung bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Teuku Umar,” kata Rudianto.
Ia menjelaskan, bantuan uang tunai tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan mendesak setelah kebakaran menghanguskan tempat tinggal mereka.
“Bantuan dari saya itu berupa uang tunai untuk tiap kepala keluarga di rumah yang jadi korban. Total data yang saya terima ada 15 rumah yang terdampak,” ujarnya.
Selain bantuan uang tunai, para korban juga menerima bantuan kebutuhan dasar, di antaranya makanan siap saji, selimut, tenda, dan kasur. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan warga selama masa penanganan pascakebakaran.
Rudianto berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga melewati masa sulit sekaligus menjadi dukungan awal untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga mereka diberi kekuatan dan bisa segera bangkit kembali setelah musibah ini,” katanya.
Kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 11.58 WITA. Peristiwa itu berdampak pada 15 rumah dan 27 kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Penyaluran bantuan tunai dan kebutuhan dasar ini menjadi bagian dari upaya membantu warga terdampak agar kebutuhan mendesak mereka tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News