Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur

Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tahunan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan produk modest fashion kepada konsumen sekaligus mendorong perkembangan industri busana muslim di Indonesia Timur.

Direktur Utama PT Trans Kalla Makassar Max Kembuan mengatakan, animo masyarakat terhadap pakaian muslim di Makassar tergolong tinggi. Hal tersebut terlihat dari daya beli masyarakat yang dinilai kuat dan minat terhadap beragam model busana muslim.

“Modest Fashion Week menjadi agenda tahunan yang dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan minat konsumen sekaligus memperkuat pasar modest fashion di Makassar,” kata Max saat pembukaan di TSM Makassar.

Sementara itu, Direktur Risk & Compliance Bank Mega Syariah Raden Hanusa Prahara mengatakan, Makassar memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industri syariah di Indonesia Timur.

Karakter masyarakat yang dinamis, religius, serta memiliki nilai budaya yang kuat menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Ia menilai, perkembangan modest fashion dapat berjalan beriringan dengan layanan keuangan syariah yang mengikuti kebutuhan dan gaya hidup masyarakat modern.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk menjadi pusat modest fashion dunia,” ujarnya.

Hanusa mengatakan, Modest Fashion Week 2026 juga menjadi kesempatan bagi Bank Mega Syariah untuk mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat melalui aktivitas belanja.

Menurutnya, layanan perbankan syariah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembayaran, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman berbelanja yang praktis dan tetap berlandaskan prinsip syariah.

Modest Fashion Week 2026 sebelumnya digelar di Solo dan Depok, yang kemudian ditutup di Makassar. Pemilihan ketiga kota Makassar untuk menjangkau konsumen di sejumlah wilayah dengan karakter pasar yang berbeda.

Hanusa menjelaskan, Solo dipilih untuk mendekatkan layanan kepada nasabah dan pelaku usaha di daerah. Sementara itu, Depok menjadi pilihan untuk menjangkau masyarakat di kawasan Jabodetabek di luar Jakarta.

Selanjutnya, Kota Makassar dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar, terutama untuk pengembangan bisnis di kawasan Indonesia Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Mega Syariah turut menawarkan promo diskon 50 persen, dengan tambahan diskon 15 persen bagi konsumen yang menggunakan kartu Bank Mega Syariah.

Hanusa mengatakan, promo tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan bisnis kartu syariah. Ia menyebut jumlah kartu yang beredar telah mencapai hampir 140.000 kartu, dengan nilai outstanding atau saldo pembiayaan yang belum dilunasi mendekati Rp400 miliar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga