Bocah Perempuan yang Tenggelam di Kanal Sinrijala Makassar Ditemukan Tewas

Bocah Perempuan yang Tenggelam di Kanal Sinrijala Makassar Ditemukan Tewas

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang bocah perempuan bernama Riskia Rahmat berusia enam tahun yang tenggelam di Kanal Sinrijala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di Sungai Pampang sekitar 3 Kilometer dari lokasi awal.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Kanal Sinrijala, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 21.00 Wita. Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR menemukan korban di Sungai Pampang, Kecamatan Tallo, pada Senin (19/10) sekitar pukul 10.30 Wita.

“Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Riskia Rahmat. Korban ditemukan pada Senin pukul 10.30 Wita dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Barawaja, Sungai Pampang,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar dalam keterangannya, Senin (19/10).

Fadli mengatakan, korban awalnya terlihat turun ke Kanal Sinrijala sebelum akhirnya tenggelam. Peristiwa tersebut diketahui berdasarkan keterangan seorang anak yang berada di lokasi kejadian.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, terdapat anak lain yang melihat korban turun ke kanal dan kemudian tenggelam,” ujarnya.

Pencarian korban melibatkan personel BPBD Kota Makassar, Damkarmat, SAR UNM, Balakar, TNI-Polri, serta unsur Kecamatan Panakkukang. Seluruh tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga korban akhirnya ditemukan.

“Sejak laporan kehilangan diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga beberapa titik aliran kanal yang diduga menjadi jalur pergerakan korban,” kata Fadli.

Korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Fadli menyebut, BPBD Kota Makassar akan membantu mengantarkan jenazah korban ke Kabupaten Barru untuk dimakamkan setelah proses pemandian jenazah selesai.

“Setelah proses evakuasi dan penanganan di lokasi, BPBD Kota Makassar berencana membantu mengantarkan jenazah korban ke Kabupaten Barru setelah proses pemandian jenazah selesai,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga