PT Vale Hadirkan UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Vale Indonesia Tbk menghadirkan produk UMKM binaannya dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Selain mempromosikan produk lokal, perusahaan juga membuka peluang kerja melalui kegiatan job fair bagi masyarakat.
Partisipasi perusahaan yang merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan memperluas kesempatan kerja di Sulawesi Selatan.
Melalui Expo UMKM dan Kuliner di Lapangan Hasanuddin, Vale Indonesia memamerkan produk unggulan UMKM binaan dari wilayah operasional Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.
Produk yang ditampilkan antara lain keripik pisang, aneka keripik lainnya, serta kerajinan anyaman dari pengrajin lokal.
Director and Chief of Project Officer Vale Indonesia Muhammad Asril mengatakan, pengembangan UMKM merupakan salah satu fokus program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.
“Pengembangan UMKM merupakan salah satu fokus program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Perusahaan. UMKM lokal tentu menjadi bagian yang sangat penting dari perjalanan pertumbuhan kami. Program pemberdayaan UMKM merupakan salah satu komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah, seiring dengan pertumbuhan usaha,” kata Asril.
Ia menambahkan, investasi Vale Indonesia di Luwu Timur turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Menurutnya, dampak investasi perlu diperkuat melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
“Selain itu, Vale Indonesia juga membuka kesempatan kerja melalui kegiatan Job Fair. Program ini memberikan akses kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk berkarir di Vale Indonesia maupun perusahaan mitranya,” tambah Asril.
Kontribusi Vale Indonesia terhadap perekonomian daerah juga berkaitan dengan perdagangan komoditas nikel.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan yang dirilis pada 1 Oktober 2026, ekspor nikel Sulsel sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai USD 584,16 juta atau sekitar Rp10,55 triliun.
Nilai tersebut berkontribusi 57,11 persen terhadap total ekspor Sulawesi Selatan yang tercatat sebesar USD 1,02 miliar pada periode yang sama.
Kepala BPS Sulsel Aryanto menjelaskan, Pelabuhan Malili mencatat nilai ekspor sebesar USD 581 juta sepanjang Januari–Agustus 2026. Nilai tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan pelabuhan lainnya di Sulawesi Selatan.
Melalui partisipasi dalam perayaan HUT Sulsel, Vale Indonesia berharap promosi produk UMKM binaan dan pembukaan akses kerja dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan kesempatan kerja di Sulawesi Selatan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News