Yamaha Siapkan SDM Otomotif Lewat Program SMK Incoming

Yamaha Siapkan SDM Otomotif Lewat Program SMK Incoming

SULSELSATU.com, BONE – PT Suracojaya Abadimotor (SJAM), main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar sosialisasi SMK Incoming dan Bengkel Umum Seminar (BUS) di SMKN 2 Bone, Kabupaten Bone, pada 21–22 Oktober 2026.

Kegiatan ini melibatkan 150 siswa SMKN 2 Bone dalam seminar pengetahuan produk (product knowledge) dan teknologi Yamaha, 25 bengkel mitra Yamaha dalam seminar bengkel umum, serta peserta Lomba Keterampilan Siswa (LKS) dari 16 SMK binaan Yamaha di Kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Yamaha memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang otomotif, khususnya teknik sepeda motor.

Instruktur Service Yamaha Institute PT SJAM wilayah Sulselbar Wawan Rauf mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai perkembangan teknologi sepeda motor Yamaha kepada siswa dan pelaku usaha bengkel.

“Kami ingin berbagi pengetahuan mengenai teknologi terbaru Yamaha, sekaligus memberikan pemahaman tentang sistem injeksi dan perkembangan teknologi sepeda motor kepada siswa maupun bengkel mitra. Dengan begitu, mereka bisa terus meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri otomotif,” ujar Wawan dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut dikemas melalui tiga program utama, yakni Yamaha Creative Competition, Yamaha Seminar Education, dan Yamaha Experience Zone.

Melalui Yamaha Creative Competition, Yamaha menggelar LKS sebagai wadah bagi siswa SMK untuk mengasah keterampilan sekaligus mengukur kompetensi di bidang teknik sepeda motor.

Kompetisi ini juga bertujuan meningkatkan daya saing, mutu keahlian, dan prestasi siswa. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antarsekolah kejuruan bidang otomotif dengan Yamaha.

Sementara itu, Yamaha Seminar Education menghadirkan edukasi interaktif melalui seminar, talkshow, permainan, serta pengenalan produk dan teknologi Yamaha.

Instruktur Service Yamaha Helly menambahkan, kolaborasi antara Yamaha dan sekolah kejuruan diperlukan untuk membantu mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Kami ingin siswa mengenal perkembangan teknologi dan kebutuhan industri secara langsung. Harapannya, kompetensi mereka semakin meningkat dan lebih siap menghadapi dunia kerja,” kata Helly.

Selain seminar dan kompetisi, Yamaha menghadirkan Yamaha Experience Zone yang memberikan kesempatan kepada peserta dan masyarakat untuk mengenal produk serta teknologi Yamaha secara langsung.

Area ini diisi dengan display unit dan teknologi Yamaha, simulasi pemadam kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, serta layanan servis gratis dan penjualan suku cadang.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Yamaha berupaya mempertemukan dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri otomotif.

Program ini diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan keterampilan teknis, memperluas wawasan mengenai teknologi sepeda motor, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Di sisi lain, keterlibatan bengkel mitra juga menjadi sarana berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi dan peningkatan kompetensi teknisi, sehingga mendukung kebutuhan layanan otomotif di masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga