PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

SULSELSATU.com, MOROWALI – PT Vale Indonesia Tbk memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, untuk meningkatkan daya saing produk dan memperluas akses pasar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Program tersebut menyasar UMKM yang tergabung dalam Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) dan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Herbal.
Dalam pelaksanaannya, PT Vale berkolaborasi dengan Komunitas UMKM Morowali dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Center Universitas Tadulako.
Pendampingan ini mencakup pemahaman mengenai standar dan persyaratan halal hingga proses pengajuan sertifikasi.
Langkah tersebut diharapkan membantu pelaku usaha melengkapi legalitas produk sehingga memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Head of External Regional & Growth Vale Indonesia Endra Kusuma mengatakan, penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing produknya melalui pemenuhan aspek legalitas yang dibutuhkan pasar,” ujar Endra.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Camat Bungku Timur yang diwakili Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bungku Timur, Zaenab Arsan.
“Kami mengapresiasi dukungan Vale Indonesia yang terus mendampingi pelaku UMKM melalui berbagai program pengembangan. Inisiatif ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing usaha masyarakat sehingga mampu berkembang lebih mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi sertifikasi halal, penelusuran data usaha, serta pendampingan proses verifikasi yang diperlukan dalam pengajuan sertifikat.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur, persyaratan, dan tahapan yang harus dipenuhi agar produk sesuai dengan standar sertifikasi.
Sebagai bagian dari pendampingan, tim verifikator turut meninjau lokasi produksi UMKM untuk memeriksa kesesuaian proses pengolahan produk dengan standar halal yang berlaku.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan sertifikasi sekaligus memperkuat daya saing produk di pasar.
Melalui program ini, Vale Indonesia berharap pelaku UMKM di wilayah pemberdayaan perusahaan dapat meningkatkan kelengkapan legalitas usaha, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News