PLN Perkuat Kelistrikan Luwu Timur Lewat GITET 275 kV Wotu

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyelesaikan rekonfigurasi dan pemberian tegangan (energize) jaringan tegangan ekstra tinggi di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Wotu, Senin (26/10/2026).
Penyelesaian pekerjaan yang dilakukan melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), khususnya untuk mendukung penyaluran listrik di Luwu Timur dan wilayah sekitarnya.
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan menjelang Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
“Keberhasilan energize ini menjadi kado Hari Listrik Nasional ke-81 sekaligus wujud komitmen PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi. Infrastruktur yang semakin andal diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi dan industri di Luwu Timur dan sekitarnya,” ujar Aditya.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur transmisi penting untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan tenaga listrik secara andal dan berkesinambungan.
Manager PLN UPP Sulawesi Selatan Ronald Foudubun menjelaskan, pekerjaan rekonfigurasi dan energize dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kualitas, dan ketepatan pelaksanaan.
“Proses energize mencakup pemberian tegangan pada SUTET 275 kV Sirkit 1 & 2 jalur Wotu – Latuppa, Diameter 2 Bay Line Pamona 2, Diameter 3 Bay Line Latuppa 2 serta Diameter 4 Bay Line Latuppa 1. Selain itu, dilakukan juga penyesuaian pada jalur SUTET 275 kV Pamona – Wotu Sirkit 2. Seluruh tahapan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas pekerjaan,” ujar Ronald.
Menurut Ronald, keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi seluruh tim yang terlibat dalam proses konstruksi, pengujian, hingga energize.
“Pekerjaan dilakukan secara terencana dan melibatkan koordinasi berbagai pihak agar proses integrasi ke sistem dapat berjalan aman dan lancar. Kami akan terus mengawal setiap tahapan pekerjaan berikutnya untuk memastikan infrastruktur ini dapat memberikan manfaat optimal bagi sistem kelistrikan,” tambah Ronald.
Pekerjaan tersebut melibatkan sejumlah entitas PLN, di antaranya PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sulawesi, PLN Pusat Manajemen Proyek, serta PLN Pusat Sertifikasi.
Dengan selesainya rekonfigurasi dan energize GITET 275 kV Wotu, sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi diharapkan semakin kuat.
Infrastruktur transmisi ini diharapkan meningkatkan fleksibilitas dan keandalan penyaluran listrik antarwilayah sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dan sektor industri di Sulawesi.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News