Asmo Sulsel Bagikan 4 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan. Jalan licin, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika pengendara tidak menyesuaikan cara berkendara.
Menyikapi kondisi tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan berkendara saat hujan membutuhkan persiapan lebih, baik dari sisi kondisi kendaraan maupun perlengkapan pengendara.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan, termasuk ketika menghadapi perubahan kondisi cuaca.
Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan pengendara untuk mengurangi risiko saat berkendara di tengah hujan.
1. Periksa Kondisi Sepeda Motor
Sebelum bepergian, pastikan kondisi ban dan tekanan anginnya sesuai. Periksa pula alur ban, sistem pengereman, lampu utama, lampu sein, serta lampu rem agar berfungsi dengan baik.
Komponen tersebut berperan penting dalam menjaga kendali kendaraan dan membantu pengendara tetap terlihat oleh pengguna jalan lainnya.
2. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak
Permukaan jalan yang basah dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap aspal. Karena itu, pengendara disarankan mengurangi kecepatan dan menghindari pengereman maupun perubahan arah secara mendadak.
Jarak dengan kendaraan di depan juga perlu diperlebar untuk memberikan ruang antisipasi jika terjadi pengereman mendadak.
3. Waspadai Genangan dan Jalan Licin
Pengendara sebaiknya tidak menerobos genangan air yang tidak diketahui kedalamannya karena berisiko membuat sepeda motor kehilangan kendali.
Selain itu, perlu berhati-hati saat melewati marka jalan, permukaan berpasir, dan penutup saluran air yang dapat menjadi lebih licin ketika basah.
4. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Perlengkapan berkendara juga tidak boleh diabaikan. Pengendara wajib menggunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang benar, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu yang menutupi kaki.
Untuk melindungi tubuh dari hujan, disarankan menggunakan jas hujan model setelan berupa jaket dan celana.
Penggunaan jas hujan model ponco sebaiknya dihindari karena bagian yang menjuntai berisiko tersangkut pada komponen sepeda motor atau kendaraan lain.
Habib Permadi menegaskan, perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari perlindungan pengendara.
“Saat musim hujan, risiko di jalan bisa meningkat karena kondisi permukaan jalan dan jarak pandang yang berubah. Karena itu, penggunaan perlengkapan berkendara harus tetap diperhatikan. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu membantu memberikan perlindungan bagi tubuh apabila terjadi benturan atau insiden. Jangan sampai karena ingin praktis, kita mengabaikan keselamatan,” ujar Habib.
Ia juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan perjalanan ketika hujan turun sangat deras atau jarak pandang terganggu.
Jika kondisi tidak memungkinkan, pengendara disarankan menepi dan berhenti di tempat yang aman. Hindari berhenti di bawah pohon, dekat papan reklame, atau lokasi lain yang berpotensi membahayakan.
Perjalanan dapat dilanjutkan setelah kondisi cuaca dan jarak pandang kembali memungkinkan.
Melalui edukasi tersebut, Asmo Sulsel mengajak pengguna sepeda motor untuk lebih memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya selama musim hujan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News