Logo Sulselsatu

Berkah Ramadan Bagi Penjual Songkok, Sehari Bisa Untung Rp150 Ribu

Asrul
Asrul

Senin, 03 Juni 2019 16:58

Nunu, salah seorang pedagang songkok di pinggir Jalan Masjid Raya sekitar Masjid Al-Markaz (Asrhawi Muin)
Nunu, salah seorang pedagang songkok di pinggir Jalan Masjid Raya sekitar Masjid Al-Markaz (Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bulan suci Ramadan 1440 Hijriah memang membawa berkah bagi semua orang tak terkecuali para pedagang songkok musiman. Tingginya permintaan songkok selama Ramadan, tak ayal membuat mereka meraup keuntungan signifikan.

Nunu (34) misalnya, perempuan yang berjualan songkok di pinggir Jalan Masjid Raya sekitar Masjid Al-Markaz ini terlihat tak henti-hentinya meladeni pembeli. Ada yang membeli satu hingga dua songkok namun ada juga yang hanya sekedar menanyakan harga songkok kemudian berlalu pergi.

Sebagai pedagang musiman, Nunu mengaku bahwa dirinya hanya berjualan songkok saat bulan Ramadhan saja. Hal ini telah dilakukannya secara rutin sejak 10 tahun terakhir.

“Saat Ramadhan saja. Sudah kurang lebih 10 tahun jualan songkok setiap Ramadhan. Kalau hari-hari lain jualan pangsit dan bakso di Kanrerong. Lapaknya saya tutup dulu, nanti setelah Ramadhan baru kembali,” kata Nunu saat ditemui Sulselsatu di kiosnya, Senin, (3/6/2019).

Menurutnya, berjualan songkok di bulan Ramadhan bisa menambah banyak keuntungan sebab permintaan sedang tinggi-tingginya. Hal ini dinilainya sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama Ramadhan, apalagi menjelang lebaran di mana harus ada pengeluaran untuk zakat.

“Kalau di Kanrerong kita baru beradaptasi, kadang pembelinya kurang sementara banyak kebutuhan wajib di bulan Ramadhan. Mana zakat, pembeli sembako, baju baru buat anak-anak. Jadi, kita sementara jualan di pinggir jalan dululah,” imbuh warga Jalan Kandea ini.

Songkok-songkok tersebut pun dibeli Nunu di Pasar Butung secara grosiran. Dia kemudian menjualnya secara eceran dengan harga penjualan yang beragam, yakni mulai dari Rp35 ribu hingga Rp150 ribu tergantung kualitas bahannya.

“H-5 lebaran biasanya pembeli agak melonjak. Kalau di awal-awal sampai pertengahan Ramadhan kan masih sepi. Kalau sekarang orang beli dari pagi sampai jam 1 malam. Karena kan THR sudah ada. Jadi, orang sudah bisa belanja,” katanya sembari tersenyum.

Nunu menyebutkan, keuntungan yang diperoleh per hari dari hasil berjualan songkok mencapai Rp100 ribu pada hari biasa dan Rp150 ribu di akhir-akhir bulan Ramadan.

Penjualannya pun beragam. Namun, kata Nunu, jenis songkok berkualitas sedang merupakan jenis yang paling banyak dicari. Jenis yang dimaksud adalah songkok berwarna hitam polos.

Meski begitu, songkok-songkok tersebut pun kadang tidak terjual semuanya hingga Idul Fitri tiba. Jika sudah begitu, maka biasanya akan disimpan untuk tahun depan atau dijual kembali dengan harga murah.

“Tergantung, ada yang biasa disimpan hingga tahun depan. Ada yang biasa jual murah sama temannya yang memang penjual songkok setiap hari,” katanya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

Video03 Desember 2022 22:43
VIDEO: Cuma Makan Nasi dan Garam, Pria Akhirnya Punya Tabungan Rp 2,8 M
SULSELSATU.com – Seorang pekerja migran asal Bangladesh hanya makan bawang, cabai, dan garam agar dapat menabung. Dalam video terlihat pria as...
Makassar03 Desember 2022 21:43
Ari Ashari Tampung Aspirasi Masyarakat Makassar Soal Pengelolaan Drainase yang Kurang Maksimal
Reses Anggota DPRD Kota Makassar Ari Ashari...
Entertainment03 Desember 2022 21:19
Film Like and Share, Keberanian Mengangkat Masalah Pelecehan Seksual Secara Gamblang
Film Like and Share tentang cerita tentang pelecehan seksual yang akan tayang pada 8 Desember 2022...
Video03 Desember 2022 20:56
VIDEO: Gempa M 6,4 Terjadi di Garut Jawa Barat
SULSELSATU.com – Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 di mengguncang Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2022). Bahkan warga di Cianjur juga ikut me...