Logo Sulselsatu

Wabup Wajo Buka Bimtek RAB Berbasis Aplikasi

Asrul
Asrul

Senin, 17 Juni 2019 12:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Dinas PMD Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Lembaga Pusat Konsultasi Pemerintahan Daerah (PPKD), menyelenggarakan Bimbingan teknis operasional RAB desain berbasis Aplikasi di Hotel Aerotel Smile Makassar, Minggu 16 Juni 2019.

Bimbingan teknis yang berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan tgl 19 Juni 2019 dan dibuka oleh Wakil Bupati Wajo H Amran, SE, dan dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Wajo, Syamsul Bahri. Kegiatan ini diikuti oleh 142 Kader perencana teknis desa, Tenaga ahli dan pendamping desa teknis infrastruktur.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Wajo H.Amran SE, memberikan apresiasi atas terselenggaranya bimbingan teknis ini, karena menurutnya bahwa hal- hal teknis seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa.

Baca Juga : Amran Mahmud Teken Komitmen Penyelenggaraan MPP di KemenPAN-RB

“Pelatihan RAB desain berbasis aplikasi ini sangat penting, karena akan mempermudah dan mempercepat pembuatan RAB di desa yang selama ini mengalami kendala, baik isinya maupun waktu penyelesaiannya yang masih dibuat secara manual, pembangunan yang baik harus dimulai dari perencanaan yang baik, dan aplikasi RAB ini bisa menjadi alat perencanaan yang baik”, jelas wakil bupati yang dikenal akrab dengan semua kalangan.

H. Amran, SE juga menjelaskan, bahwa bimbingan teknis ini sejalan dengan salah satu program prioritas dan kerja nyata pemkab Wajo yakni reformasi birokrasi dan tata kelola kelembagaan pemerintahan desa di Wajo.

“Mudah-mudahan dengan sinergitas seluruh perangkat desa yang didukung dengan kemampuan administratif dan teknis yang baik, bisa membawa penguatan ke arah itu”, Harap H. Amran, SE.

Baca Juga : Tok, Perda Pajak Sarang Burung Walet di Wajo Ditetapkan Jadi 2,5 Persen

Sebelum menutup sambutannya, H Amran, SE berpesan kepada seluruh aparat pemerintah desa, kiranya berhati hati menggunakan dan mengelola dana desa, serta harus memperhatikan prisip prinsip pengelolaan keuangan desa, baik secara administratif maupun teknis operasional, transparan dan akuntabel, agar kita tidak terlena dan tersangkut kesalahan secara hukum, tutup Wakil Bupati Wajo.

Sementara itu, Kadis PMD Syamsul Bahri, S.IP., M.Si mengharapkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti bimbingan teknis secara serius sampai selesai, karena aplikasi ini selanjutnya akan diimplementasikan dalam proses perencanaan di setiap desa.

“Jadi semua desa dalam pembuatan RAB, seharusnya sudah menggunakan aplikasi ini, sehingga RAB seluruh desa memiliki visi dan konten yang sama, Insya Allah hal ini akan memudahkan dan meminimalisir kesalahan dalam pembuatan RAB”, harap Syamsul Bakhri menutup arahannya.

Baca Juga : Amran Mahmud Laporkan Kebutuhan Pembangunan Wajo Saat Bertemu Banggar DPR RI

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...