SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan tak ada lagi alasan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sulsel tidak lanjut sekolah di Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun ajaran baru 2019-2020.
Hal itu karena diadakannya penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi.
None sapaan akran Irman Yasin Limpo mengatakan penerimaan dengan sistem zonasi akan memudahkan pelajar untuk sekolah dengan jarak dekat dari kediamannya.
Baca Juga : Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Hadiri Athirah Baruga Education Expo 2024, Apresiasi Karya Siswa
“Jadi tidak ada alasan jauh, semua kita mudahkan, penerimaan sendiri kita gelar Mei, dan tidak ada pendaftaran pelajar SMP langsung duduk di SMA melalui sekolah yang dipilih oleh sistem,” katanya, Senin (18/2/2019).
Penerimaan siswa baru tahun ini berbeda dari sebelumnya, selain sistem zonasi tidak ada lagi pendaftaran baik online dan manual.
Menurutnya Dinas Pendidikan telah mendata para siswa SMP yang ada di Sulsel. Para pelajar yang dinyatakan lulus mengikuti ujian nasional secara otomatis lulus di SMA yang dekat dari sekolahnya.
Baca Juga : PPDB SMA Dibuka, Tahap Pertama Khusus Jalur Boarding School
Untuk mengetahui domisili pelajar, Dinas Pendidikan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sulsel.
“Dulu itu ada namanya sekolah unggulan, sekarang tidak ada lagi. Semua sama, anak bos anak pejabat tidak dipisah, semua gabung. Di pendidikan itu sama,” kata None sapaan Kadisdik.
Saat ini, Disdik kata None telah melakukan pendataan di seluruh sekolah SMP untuk persiapan penerimaan peserta didik baru.
Baca Juga : Diskes Sulsel Tingkatkan Pengawasan di Rumah Makan dan Tempat Umum
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar