Logo Sulselsatu

Posting Rusuh 22 Mei, Warga Makassar Jadi Tersangka Hate Speech

Asrul
Asrul

Kamis, 20 Juni 2019 23:27

Posting Rusuh 22 Mei, Warga Makassar Jadi Tersangka Hate Speech

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Warga Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Faizal Karaeng Lomba (32) ditangkap oleh aparat Unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel lantaran postingannya di akun Facebooknya pada Selasa, 18 Juni 2019 lalu mengandung ujaran kebencian.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, unggahan status mengandung hate speech yang diunggah Faizal ke akun pribadi facebooknya menjelek-jelekkan aparat kepolisian yang bertugas saat kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu.

Baca Juga : Pakar Hukum UMI Sebut Polisi Bisa Lakukan Penahanan Terhadap Ernawati Yohanis dan Ahimsa Said

Dicky pun memperlihatkan screenshoot postingan Faizal yang telah dicetak. Dalam postingan itu, Faizal mengupload sejumlah foto aparat kepolisian yang mengalami luka.

Dalam keterangan foto tersebut, Faizal menuding Kepolisian mendramatisir lantaran luka yang dialami hanya luka kecil saja. Ia juga menuding anggota polisi saat bertugas tidak lebih jihad dari para peserta aksi 21-22 Mei lalu.

“Dia katakan bahwa ya Allah luka kecil didramatisir katanya mereka jauh lebih jihad, hello bosku, bukan saya membenci aparat, cuma sedikit info ji, sudah kewajiban aparat negara untuk menjalankan tugas untuk mengamankan situasi, toh juga mereka digaji tidak kerja gratis,” demikian potongan kalimat dalam postingan Faizal yang dibacakan Dicky Sondani di Mapolda Sulsel, Kamis (20/6/2019).

Baca Juga : Kabid Humas Polda Sulsel Beberkan Deretan Kasus Yang Sering Dilaporkan ke Polisi

Akibat postingan itu, kata Dicky, terjadi perbedaan pendapat di dunia maya sehingga mengakibatkan banyak warga yang terhasut sehingga postingan tersebut dinyatakan sangat berbahaya. Bahkan, tiak sedikit yang membenci aparat karena postingan yang diunggah pada tanggal 24 Mei 2019 lalu, ataupun sebaliknya.

“Apalagi kalau kita lihat situasi pada 21-22 Mei ada ratusan orang ang ditangkap dan mereka itu perusuh bukan demonstran. Seolah-olah mengatakan bahwa anggota kita yang luka ini hanya main-main saja tidak ada apa-apanya ini. Ini sangat berbahaya jika memberikan ujaran kebencian seperti ini,” ujarnya.

Dalam kasus yang dialami Faizal, polisi juga menjadikan satu unit handphone Asus Z010 warna putih sebagai barang bukti tambahan terhadap screenshot postingan dalam akun Facebook asli Faizal Karaeng Lomba.

Baca Juga : Polda Sulsel Tahan 13 Tersangka Kasus Korupsi RS Batua

Saat ini tersangka ditahan di rutan Polda Sulsel dan masih dijadwalkan untuk diperiksa lebih lanjut.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

News27 November 2022 06:06
Srikandi Ganjar Gelar Creative Competition, Geliatkan Industri Seni di Sulsel
Relawan srikandi ganjar gelar creative competition...
Video26 November 2022 23:42
VIDEO: Bantuan Kebanyakan Pakaian Wanita, Bapak-Bapak Cosplay Pakai Daster
SULSELSATU.com – Gempa yang terjadi di Cinjur, Jawa Barat menyebabkan kerusakan yang luar biasa. Data dari BNPB pada Sabtu (26/11) sebanyak 310 ...
Olahraga26 November 2022 22:19
Kejurnas Wilayah 5 Taekwondo Resmi Bergulir di Makassar
  SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gelaran kejuaraan nasional (Kejurnas) wilayah 5 yang dipusatkan di Kota Makassar resmi bergulir pada Jumat (25...
Video26 November 2022 21:30
VIDEO: Muazin Menangis saat Kumandangkan Azan di Bencana Gempa Cianjur
SULSELSATU.com – Seorang muazin menangis saat melakukan adzan di dalam masjid yang hancur dilanda gempa pada Senin (21/11). Masjid itu terletak ...