Logo Sulselsatu

Korporasi Abu Tours Terlibat Penggelapan Dana Jemaah

Asrul
Asrul

Rabu, 26 Juni 2019 22:18

Sejumlah warga melintas di depan eks kantor Abu Tours di Jalan Kakatua, Makassar, Ahad (3/3/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Sejumlah warga melintas di depan eks kantor Abu Tours di Jalan Kakatua, Makassar, Ahad (3/3/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sidang pidana korporasi Abu Tours kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (26/6/2019).

Pria bernama Kevin Muhammad Riska, ia adalah salah seorang auditor dari perusahaan audit Jamaluddin, Ardi, Sukimto, dan rekan hadir sebagai saksi ahli dalam lanjutan sidang kasus penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah dengan korporasi Abu Tours sebagai terdakwa.

Dalam kesaksiannya Kevin membeberkan kepada majelis hakim, bahwa berdasarkan hasil audit oleh lembaga tempatnya bekerja, terdapat temuan bahwa PT Amanah Bersama Umat sudah tidak memiliki kemampuan memberangkatkan jemaah sejak tahun 2017.

Baca Juga : Jemaah Korban Abu Tours Berangkat Umrah Pakai Biaya Sendiri

Kesaksian Kevin tersebut lantas dibenarkan Jaksa Penuntut Umum, Nana Riana yang memanggil langsung Kevin untuk menjadi saksi ahli dalam persidangan ini.

“Ternyata setelah dilihat antara aset yang ada di Abu Tours dengan kemampuannya memberangkatkan jauh sekali. Bahwa asetnya hanya Rp2 miliar lalu kewajiban memberangkatkannya hampir Rp1,8 triliun,” kata Nana Riana yang ditemui wartawan pasca sidang di PN Makassar.

Nana menjelaskan, dari keterangan saksi ahli tersebut menjadi fakta sidang pendukung bahwa pidana penggelapan dan pencucian uang tidak hanya dilakukan oleh individu seperti Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur, Chaeruddin M Latang dan M Kasim Sunusi.

Baca Juga : Lelang Aset Abu Tours Masih Terganjal Proses Hukum di MA

Artinya, nama korporasi Abu Tours turut digunakan untuk menyamarkan aset-aset yang menjadi unit bisnisnya. “Ternyata unit bisnis ini berdasarkan hasil audit digunakan dari dana para jemaah,” kata dia.

Nana juga membeberkan, berdasarkan hasil audit dari lembaga audit Jamaluddin, Ardi, Sukimto, dan rekan, ditemukan total Rp1,7 miliar ditambah USD 25 ribu aset Abu Tours yang baru ditemukan.

Penemuan tersebut ini berdasarkan rekening baru atas nama korporasi PT Amanah Bersama Umat dari 15 rekening bisnis yang dimiliki perusahaan Abu Tours. Dana tersebut lantas diklaim merupakan dari dana jemaah calon umrah yang mendaftar di bekas biro perjalanan umrah ini.

Baca Juga : Sidang Pidana Korporasi Abu Tours di PN Makassar Batal Lagi

“Aset-aset ini sudah disita,” Nana menandaskan

Penulis: Hermawan Mapppiwal
Editor; Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

Video26 November 2022 19:24
VIDEO: Sejumlah Masjid Rusak, Warga Korban Gempa Cianjur Jumatan di Tengah Reruntuhan
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan pengungsi korban gempa Cianjur melaksanakan salat Jumat diantara reruntuhan bangunan. Warga melaksa...
Pendidikan26 November 2022 19:23
Finalis Academic Leader 2022, Rektor UNM Buktikan Sebagai Pemimpin Segudang Prestasi
SULSELSATU.com, JAKARTA – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Husain Syam, saat ini tengah mengikuti proses kegiatan Rektor Academic...
Video26 November 2022 17:40
VIDEO: Viral, Sekelompok Orang Rusak Banner Gereja Reformed Injili di Tenda Pengungsian Korban Gempa
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan sekelompok orang copot papan nama gereja Reformed Injili Indonesia untuk korban pengungsi gempa Cia...
News26 November 2022 16:14
Lewat Global IT Challengen (GITC) 2022, LG Berdayakan Generasi Muda Disabilitas
LG berdayakan anak muda disablitas...