Logo Sulselsatu

MK Nilai Penyalahgunaan APBN oleh Jokowi di Pilpres Tidak Terbukti

Asrul
Asrul

Kamis, 27 Juni 2019 20:12

MK Nilai Penyalahgunaan APBN oleh Jokowi di Pilpres Tidak Terbukti

SULSELSATU.com, JAKARTA – Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan program kerja pemerintah yang dituduhkan kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno kepada capres Joko Widodo dinilai Mahkamah Konstitusi (MK) tidak terbukti.

Dalam permohonannya, tim Prabowo menyebut Jokowi telah melakukan kecurangan Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) dengan mengebut pembangunan infrastruktur agar selesai pada April 2019, berdekatan dengan waktu pemilu. Tim capres-cawapres nomor urut 02 itu menuding Jokowi telah menyalahgunakan pembangunan sebagai ajang kampanye.

“Salah satunya dalam peresmian MRT,” ujar anggota hakim konstitusi Arief Hidayat saat membacakan pertimbangan putusan.

Baca Juga : Jelang Putusan Sengketa Pilpres, 30 Teroris Terdeteksi Masuk Jakarta

Tim Prabowo menyatakan bahwa tindakan itu merupakan kecurangan yang menjadi bagian dari money politic atau vote buying.

Namun, menurut hakim, tim Prabowo justru tak menjelaskan pengertian hukum apa yang dimaksud money politic atau vote buying tersebut. Tim Prabowo juga tak menjelaskan keterkaitan dugaan penyalahgunaan itu dengan perolehan suara calon 01 maupun 02.

“Dengan hanya bertolak pada logika dan ketiadaaan pengertian hukum tentang apa yang dimaksud money politic atau vote buying, MK menganggap tidak mungkin pula hal-hal yang didalilkan yaitu soal perolehan suara merugikan pemohon,” katanya.

Baca Juga : Isu Pelanggaran HAM Jadi Alasan Haris Azhar Tolak Jadi Saksi Ahli di MK

Merujuk keterangan dari tim Jokowi selaku pihak terkait, program tersebut adalah kebijakan pemerintah untuk melaksanakan undang-undang yang dilaksanakan sesuai ketentuan UU APBN.

“Sesuatu yang tidak mungkin jika program dijalankan tanpa ketentuan alokasi dana yang tercantum dalam UU,” ucap hakim.

Editor: Hendra Wijaya

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama20 Mei 2022 20:49
Seorang Guru di Jeneponto Mengaku Korban Arogansi Oknum Kepsek di Jeneponto
SULSELSATU.com, Jeneponto – Seorang Guru Bantu di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Yulianti Yudin, mengaku menjadi korban dugaan Arogansi K...
Makassar20 Mei 2022 20:37
Sekda Kota Makassar Buka Pelatihan Prajabatan CPNS Tahun 2021
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, M. Ansar, secara resmi membuka pelatihan dasar (Latsar) Prajabatan CPNS Form...
Berita Utama20 Mei 2022 19:24
Digugat Pelanggaran Hak Cipta, Pegadaian Ungkap Sejarah Hingga Izin Tabungan Emas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pegadaian (Persero) digugat atas pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas senilai Rp322,5 miliar. PT Pegadaian ...
Video20 Mei 2022 19:03
VIDEO: Pura-pura Tanya Alamat, Seorang Ibu-ibu Jadi Korban Perampasan Kalung oleh Dua Pencuri
SULSELSATU.com – Seorang ibu-ibu jadi korban penjambretan kalung oleh dua pencuri yang berpura-pura menanyakan alamat. Korban tersebut diketahui...