Logo Sulselsatu

Tiga Hotel Phinisi Hospitality Kantongi Sertifikat Dapur Halal dari MUI

Asrul
Asrul

Senin, 08 Juli 2019 22:14

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI), Anggiat Sinaga. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI), Anggiat Sinaga. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tiga hotel Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) yaitu Claro Makassar, Dalton Hotel dan Almadera Hotel kini mengantongi sertifikat dapur halal dari Lembaga Pengawasan Produk Obat dan Makanan (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

CEO PHI, Anggiat Sinaga mengatakan sertifikat dapur halal yang dikantongi oleh tiga hotel PHI merupakan langkah nyata untuk membidik potensi wisata halal.

“Peraihan sertifikat ini sebagai respon atas predikat Sulsel sebagai provinsi unggulan wisata halal. Dengan langkah ini, juga mendorong hotel-hotel lain untuk segera mengejar sertifikat halal,” kata Anggiat, Senin, (8/7/2019).

Baca Juga : RCC Makassar Rayakan Halalbihalal dengan Gowes dan Santap Kuliner Lokal

Anggiat menyebutkan untuk bisa mendapatkan sertifikat dapur halal dari LPPOM MUI tidaklah rumit. Paling utama adalah semua menu harus sertifikasi halal, kamar hotel jelas kiblatnya, musholah tersedia, serta pada bulan ramadan ada paket buka puasa.

Dengan begitu, lanjutnya, lebih muslim friendly. PHI ingin menyasar pasar berbeda dan menghadirkan perbedaan pasar sehingga tidak main di Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) saja, tapi juga potensi halal tourism.

Direktur LPPOM MUI Sulsel, Tajuddin Abdullah mengatakan proses sertifikasi hotel Claro Makassar hanya memakan waktu sekitar tiga bulan dengan jumlah menu sebanyak 907. Sementara, Dalton hingga 460 menu dan Almadera melebihi 300 menu.

Baca Juga : BPD PHRI dan IHGMA Sulsel Salurkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Kabupaten Gowa

“Sertifikat halal ini merupakan bukti bahwa PHI benar-benar konsen dengan ini, karena tim audit kami memang memeriksa semuanya dari garam sampai yang besar. Kami cek semua, misal satu menu ada 10 bahan, kami cek semua bahan-bahan itu. Jadi Claro saja yang 907 menu hanya memakan waktu sekitar tiga bulan, jadi kalau hotel yang sedikit menunya bisa lebih sebentar,” jelasnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...