Logo Sulselsatu

Izin Lingkungan Terbit, Pembangunan RS Hasri Ainun Habibie Segera Dilanjutkan

Asrul
Asrul

Selasa, 09 Juli 2019 20:59

Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Sudirman Sulaiman meninjau Rumah Sakit Regional Dr Hasri Ainun Habibie, yang terletak di Jalan Sumpang Minangae, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,
Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Sudirman Sulaiman meninjau Rumah Sakit Regional Dr Hasri Ainun Habibie, yang terletak di Jalan Sumpang Minangae, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,

SULSELSATU.com, PAREPARE – Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, M. Anwar Amir memastikan pembangunan RS dr Hasri Ainun Habibie segera dilanjutkan. Pemkot telah memegang dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai syarat utama kelanjutan pembangunan.

“Terkait dengan pengesahan izin lingkungan pembangunan Rumah Sakit Type B Plus telah dikeluarkan dan ditandatangani, hal ini setelah melalui proses penyusunan dokumen,” jelasnya, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) diterbitkan setelah melewati beberapa tahapan dan arahan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selanjutnya proses penyusunan DELH dan penyusunannya yang melingkupi kegiatan berjalan sampai konstruksi akhir satu tower.

“Terkait dengan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH) pembangunan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie telah diterbitkan dan ditandatangai oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup atas nama Walikota Parepare dengan Nomor SK : 16 Tahun 2019 tenggal 26 Juni 2019,” jelas Anwar Amir.

Dengan selesainya Amdal dan diterbitkannya SKKLH serta Izin Lingkungannya, maka kegiatan pembangunan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie telah memiliki legalitas dari sisi lingkungan.

“Artinya, pembangunan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie dapat dilanjutkan,” katanya.

Terkait Pengumuman Lelang pekerjaan teknis RS Hasri Ainun Habibie, kepala Unit Layanan Pengaduan (ULP), Muhammad Nur mengatakan, pihaknya telah melakukan pelelangan dan pada tanggal 17 Juli akan dilakukan penandatanganan kontrak pekerjaan.

“Nanti tanggal 17 Juli 2019 baru dilakukan penandatanganan kontrak. Sampai saat ini ada 40 perusahaan yang mendaftar, tapi hanya empat yang memasukkan berkas penawaran,” ujarnya.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video25 Agustus 2026 21:33
VIDEO: Kebakaran di Jalan Praja Raya Makassar
SULSELSATU. com — Kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Praja Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam (25/8/2026). A...
Nasional25 Agustus 2026 10:30
KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global
Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat peningkatan transaksi sekaligus memperluas akses UMKM Indonesia ke pasar nasional dan global....
Metropolitan25 Agustus 2026 09:54
Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 20...
News25 Agustus 2026 09:53
Idrus Marham Luncurkan Buku tentang NU dan Tantangan Peradaban
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Menteri Sosial Idrus Marham memperkenalkan buku terbarunya berjudul Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban d...