Logo Sulselsatu

Besok MPLS, Kadisdik Sulsel: Masih Ada Sekolah yang Kuotanya Belum Terpenuhi

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Juli 2019 18:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Hari pertama sekolah sekaligus masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) akan dimulai besok, Senin (15/7/2019). Kendati demikian, masih ada beberapa sekolah di Sulsel yang kuotanya belum tercukupi.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, khusus di Makassar, Dinas Pendidikan Sulsel mencatat hampir semua SMA dan SMK negeri sudah terpenuhi. Hanya di beberapa kabupaten masih ada beberapa sekolah yang kuotanya masih belum terpenuhi, jumlahnya pun tidak banyak.

None sapaan Kadisdik Sulsel mengatakan pihaknya akan memberikan kesempatan kepada sekolah yang masih belum terpenuhi kuotanya untuk membuka penerimaan siswa baru tahap tiga.

Baca Juga : Pelatihan ARKAS “Passirikia BOS” Disdik Takalar Diduga Labrak Permendikdasmen No 8 2025

“PPDB tahap dua saja kita sudah lepas tanpa zonasi tapi ternyata masih ada yang belum memenuhi. Kita serahkan ke sekolah saja mekanisme penerimaannya. Yang jelas selama MPLS dilakukan,” kata Irman, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, saat ini hampir semua lulusan SMP sudah tertampung di SMA maupun SMK negeri. Mengenai data pasti jumlah siswa yang diterima, pihaknya sementara merampungkan data dari setiap sekolah.

Khusus pelaksanaan MPLS akan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di SMAN 21 Makassar. Rencananya ada sekitar 1000 peserta didik baru atau siswa kelas X yang akan hadir.

Baca Juga : Andi Amar Dianugerahi Gelar “Kakak Entrepreneur” oleh Forum OSIS dan MPK Sulsel di YCA 2025

“Akan ada upacara dipimpin langsung Pak Wagub, ada sekitar 400 siswa SMA 21 Makassar dan sisanya dari sekolah sekitar. Khusus di Makassar juga akan dilakukan pembagian 6000 pohon dari Bank Panin dan Dinas Pertanian,” jelasnya.

None menegaskan selama pelaksanaan MPLS sekolah dilarang melakukan pemungutan dan penjualan sesuatu. Terkecuali untuk beberapa hal, seperti seragam baju olahraga yang tidak jual bebas.

Kepada orangtua siswa, Disdik berharap bisa mengantarkan anaknya masing-masing. “Minimal di sekolah bisa bertukaran nomor handphone dengan guru anaknya,” pungkasnya.

Baca Juga : Disdik Sulsel Genjot Kualitas Guru Lewat GTK Andalan Academy dan Sertifikasi Relawan Anti Narkoba

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 17:47
8.000 Orang Meriahkan Honda Bikers Day 2026 di Makassar
Honda Bikers Day (HBD) 2026 Regional Sulawesi di Pantai Akkarena, Makassar, Sabtu (17/10/2026) dihadiri sekitar 3.000 bikers dan lebih dari 5.000 masy...
Metropolitan18 Oktober 2026 15:48
Dari Komisariat Menuju Panggung Nasional, Dr Fahri Bachmid Berbagi Pesan Intelektual kepada Calon Kader HMI Hukum UMI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Angkatan 115 Basic Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universita...
Pendidikan18 Oktober 2026 15:11
BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, un...
News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...