Logo Sulselsatu

Merespon Aduan Bupati, Pihak PLN Berkunjung ke Selayar

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Juli 2019 09:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SELAYAR – Hanya berselang 3 hari pasca kunjungan Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali ke kantor PLN Pusat di Jakarta, mengadukan kondisi listrik di Selayar yang sering padam, hari ini Jumat (12/7/2019) sudah mendapatkan kunjungan balasan dari pihak PLN.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Kepulauan Selayar desak PLN untuk turun langsung di Kepulauan Selayar melihat kondisi saat ini, sekaligus mencari solusi dari kendala yang ada.

Kedatangan tim dari PLN yang dipimpin oleh General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi, Suroso Isnandar diterima dan disambut oleh Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali di rumah jabatannya sekitar pukul 13.00 wita.

Baca Juga : Wujud Kepedulian di Tengah Pandemi, Bank Sulselbar Bantu Masyarakat Selayar 2 Unit Genset

GM PT. PLN UIKL Sulawesi didampingi Manager Bidang Pembangkitan Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Leiden Brix Hutapea, Manager Bidang KSA (UIKL Sulawesi) Roesmin, Manager Unit Pelaksana Pengendalian Pengendalian Pembangkitan Tello (UPDK Tello), Fatahuddin Yogi A, Manager Bagian KSA UPDK Tello, Mustafa, Manager Bagian Ophar UPDK Tello Abd. Rahim, serta Dani Hamdani Manager Bagian Jaringan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bulukumba.

Dalam pertemuan itu Suroso Iskandar mengatakan bahwa pihak PLN saat ini sedang berusaha keras untuk mendorong supaya sistem pelayanan listrik di Selayar bisa berjalan lebih baik.

“Banyak sekali pekerjaan yang harus kami selesaikan, yang intinya adalah modernisasi jaringan, seperti penggantian tiang besi ke tiang beton yang sekarang sedang berlangsung,” ucap Suroso.

Baca Juga : Basli Ali Lepas Peserta Fun Walk BRI Kanca Benteng Selayar

Dari sisi pembangkit Suroso meyakinkan bahwa kapasitasnya mencukupi. Pada saat ini beban puncak di Selayar 6 MW atau 6000 KW untuk 23 ribu pelanggan, dengan kapasitas pembangkit yang ada sekarang mencapai 8 MW.

Secara teori dalam kapasitas 8 MW itu kata dia seharusnya sudah mencukupi, namun melihat kondisi gangguan yang ada, menurutnya lebih menonjol pada banyaknya pohon yang mengganggu jaringan.

Olehnya itu Suroso Iskandar meminta kepada kepada bupati agar ada kerja sama antara pemerintah daerah dengan PLN menyangkut pemangkasan dan pemotongan pohon yang seringkali menjadi penyebab padamnya listrik, sembari pihak PLN juga akan mencari solusi secara teknologi dengan melakukan rekonfigurasi jaringan.

Baca Juga : Bupati Selayar Harap Bisa Bersinergi dengan Ketua PN yang Baru Memajukan Daerah

“Kami akan melakukan penambahan alat-alat pemutus sehingga kalau terjadi gangguan hanya satu area saja. Itu yang saya sebut modernisasi jaringan dan harus dilakukan saat sekarang di Selayar karena jenis gangguan yang ada sekarang adalah hampir semuanya di jaringan disebabkan oleh pohon seperti jatuhnya kelapa dan lain-lain. Modernisasi jaringan itu mutlak dilakukan misalnya pemutus-pemutus yang otomatis, begitu terjadi gangguan secara otomatis terputus, tidak perlu lagi naik mobil menuju titik area yang makan waktu lama,” kata Suroso Iskandar.

Selain itu lanjut Suroso, untuk penggantian dari tiang besi ke beton, petugas lapangan seringkali ada kendala terkait pemilik lahan setempat.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali berjanji akan membantu memfasilitasi pihak PT. PLN (persero) yang diminta supaya dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), di mana PLN akan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga : Bupati Kunker di Pulau, Camat Takabonerate: Kehadirannya Membawa Harapan Besar untuk Kemajuan Pulau

“Rencananya MoU itu akan kita tanda tangani bersama di Jakarta pada hari Selasa mendatang. Saya juga selaku bupati berjanji kepada pihak PLN bahwa menyangkut hal-hal yang menyebabkan pelayanan tidak maksimal akan dibantu oleh pemda untuk memfasilitasi agar kendala-kendala itu bisa kita hilangkan, terutama selaku pemerintah daerah turun ke masyarakat untuk memberikan pemahaman dan pengertian agar pohon-pohon yang menghalangi bisa dipangkas. Kita akan bentuk tim dari pemerintah daerah untuk turun melakukan pendekatan dan pemahaman kepada masyarakat,” kata Basli Ali.

Dalam pertemuan itu Suroso Isnandar juga memberikan angin segar terkait rencana pembangunan PLTMG di Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam keterangannya PLTMG 2 x 10 MW tahap pertama, saat ini sudah dalam tahap penyiapan dokumen lelang.

“PLTMG Selayar 2 x 10 MW tiga bulan lagi akan dilelangkan. Pemenangnya akan mengerjakan pada tahap konstruksi sekitar 9 bulan. Kalau ini berjalan lancar, akhir tahun depan sudah selesai,” kata Suroso Isnandar.

Baca Juga : Trail Adventure Challenge 2019 Selayar Diikuti Ribuan Crosser

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...