SULSELSATU.com, PAREPARE – Persiapan menuju akreditasi versi Snars tahun 2020, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menggelar pelatihan sistem manajemen dokumentasi akreditasi (Sismadak), di aula lantai 2 rumah sakit.
Pelatihan sebagai persyaratan untuk penilaian kelayakan dan mutu pelayanan rumah sakit, sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI. Diikuti sejumlah karyawan RSUD Andi Makkasau, sesuai dengan kelompok kerja masing-masing. Tujuannya, agar lebih paham seperti apa proses akreditasi pada tahun 2020 yang jauh berbeda dengan penilaian akreditasi sebelumnya.
Wadir Pelayanan RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Fitriani mengatakan, pelatihan
Sismadak sendiri merupakan aplikasi yang wajib digunakan untuk akreditasi versus snars tahun 2020.
Baca Juga : Vaksinasi Tahap 2 di RSUD Parepare Berakhir Hari Ini
“Aplikasi sismadak digunakan untuk memudahkan pokja dalam mengumpulkan dokumen akreditasi, agar lebih efektif dan efisien. Diharapkan pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta, agar mampu bekerja dengan baik dan siap menghadapi penilaian akreditasi versi snars pada Mei 2020,” jelas dia.
Sementara, Pemateri dari KARS, Darno Harefa menjelaskan, keuntungan menggunakan aplikasi Sismadak lebih memudahkan untuk pencarian dokumen dan biaya yang dikeluarkan lebih murah sebab tidak menggunakan kertas lagi, dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
“Penggunaan aplikasi sismadak cukup mudah, setelah melakukan upload dokumen maka otomatis akan langsung masuk ke KARS, sehingga nilai yang diperoleh dapat langsung diketahui, beserta catatan penting dari surveior mana yang perlu d perbaiki,” bebernya.
Baca Juga : Makin Canggih, RSUD Parepare Siapkan Alat Endoscopy Urology dan Dokter Spesialis
Menurut dia, kedepannya surveior lebih banyak melakukan tinjauan lapangan, untuk melihat langsung kesesuaian dokumen yang dikirim dengan yang ada di lapangan.
Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar