Logo Sulselsatu

Ada 97 Kasus Kebakaran di Makassar Sepanjang Tujuh Bulan Terakhir

Asrul
Asrul

Sabtu, 10 Agustus 2019 13:43

Ilustrasi. (INT)
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir di tahun 2019, jumlah kasus kebakaran yang terjadi di Kota Makassar mencapai 97 kali.

Kabid Operasional kebakaran" href="https://www.sulselsatu.com/topik/dinas-pemadam-kebakaran">Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Makassar Hasanuddin mengatakan, jumlah kebakaran tersebut termasuk kebakaran alang-alang serta rumah.

Baca Juga : Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal

“Untuk tiga bulan terakhir ini sudah ada 60 kasus. Tapi dari Januari hingga sekarang ada 97 kali kebakaran. Di tiga bulan terakhir 60 karena kita sudah memasuki memang musim kemarau,” kata Hasanuddin, Sabtu (10/8/2019).

Dia mengungkapkan bahwa pada musim kemarau bahan-bahan yang mudah terbakar dan kering rentan sekali terpicu saat terkena hawa panas. Salah satu yang juga kerap menjadi pemicu yaitu puntung rokok yang dibuang sembarangan dalam keadaan bara masih menyala

“Rumput yang kering tinggal disentil itu bisa terbakar. Jadi, diimbau kepada warga untuk bagaimana terutama bagi yang perokok, pastikan betul-betul api rokoknya dimatikan, tidak ada bara sama sekali, lalu dibuang ke tempat sampah,” katanya.

Baca Juga : Anggota DPRD Luwu Timur Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Maliwowo

Hasanuddin menyebukan, dari 60 kasus kebakaran di tiga bulan terakhir yakni Mei, Juni, Juli, yang notabene sudah memasuki musim kemarau, 40 kasus di antaranya merupakan kebakaran alang-alang.

Meski demikian, kata dia, ada penurunan kasus kebakaran tahun ini dibanding tahun lalu dengan periode bulan yang sama di mana tahun lalu jumlah kebakaran bahkan mencapai 120 kasus yang didominasi alang-alang.

Sebagai langkah antisipasi, pihak Disdamkar mengaku sudah sering melakukan sosialisasi ke masyarakat. Karenanya, masyarakat juga diharapkan turut berpartisipasi dalam mengurangi jumlah kasus kebakaran, utamanya selama musim kemarau berlangsung.

Baca Juga : RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa

“Terkadang juga ada yang sengaja membakar sampah lalu tidak bisa dikendalikan. Kasus seperti itu, biasa si pembakar langsung lari. Nah, inilah disampaikan juga ke warga kalau memang mau membakar sampah, saya kira dilarang membakar sampah. Kan sudah ada petugas kebersihan,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...