Logo Sulselsatu

Bupati Wajo Apresiasi Bantuan Ternak Kementan Bagi Warga Miskin

Asrul
Asrul

Kamis, 22 Agustus 2019 10:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Sebanyak 3.284 warga miskin di Kabupaten Wajo mendapatkan bantuan hewan ternak dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini merupakan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (#Bekerja) Kementerian Pertanian Tahun 2019.

Bantuan yang diberikan adalah berupa ayam sebanyak 50 ekor, pakan sejumlah 150 Kg, 1 paket obat hewan yang terdiri dari roboransia dan desinfektan serta bantuan kandang dengan konsep padat karya senilai Rp 500.000 untuk masing-masing Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP).

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyambut baik program tersebut. Menurutnya, bantuan ternak bagi warga miskin ini sangat strategis untuk membantu Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mengembangkan program-program pengentasan kemiskinan ke depannya.

Baca Juga : Amran Mahmud Teken Komitmen Penyelenggaraan MPP di KemenPAN-RB

“Bantuan ini merupakan upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan melalui kegiatan pertanian yang terintegrasi,” ujar Amran, dalam rapat koordinasi dan bimbingan teknis program ini, Rabu (21/8/2019).

Lebih lanjut, Amran Mahmud mengatakan, program #Bekerja tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Wajo yaitu Integrated Farming System.

“Jadi kita juga memiliki program yang namanya Integrated Farming System, kita sudah membuat kelompok kawasan yang tidak lama lagi kita akan berkumpul disana untuk membuat sebuah terobosan sekaligus memberi semangat kepada seluruh petani di Kabupaten Wajo agar mereka bisa berkembang dalam mengembangkan pertanian terpadu yang terintegrasi,” katanya.

Baca Juga : Amran Mahmud Serahkan Bantuan Ambulans Gratis di Kecamatan Belawa

Dalam Integrated Farming System tersebut, kata Amran, juga akan mengembangkan peternakan salah satunya melalui bantuan ayam unggul yang diberikan Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut nantinya akan dikembangkan ke kawasan pertanian terpadu supaya bisa dijadikan percontohan dan tempat belajar bagi para petani agar mereka tidak hanya bercocok tanam tapi juga bisa mengembangkan peternakan.

“Dengan program ini, saya berharap ke depannya Wajo bisa menjadi lumbung daging dan sentra pengembangan ayam lokal, karena potensi untuk itu ada,” ujar Amran.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...