SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sensus penduduk 2020 bakal melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Nantinya, Disdukcapil bakal bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) sehingga hanya ada satu data yang menjadi acuan jumlah penduduk.
Kepala Dinas Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengatakan pihaknya akan menyesuaikan data jumlah penduduk yang ada di Disdukcapil dengan data BPS.
“Jadi, kita berkolaborasi antara Disdukcapil dan BPS. Data penduduk nanti akan kita sesuaikan juga dengan hasil sensus BPS. BPS itu merujuk ke kita. Makanya pemanfaatan data Disukcapil itu digunakan juga oleh BPS pada saat melakukan sensus penduduk tahun depan,” kata Puspa, sapaannya, Sabtu (7/9/2019).
Baca Juga : Iqbal Suhaeb Ajak Warga Makassar Sukseskan Sensus Penduduk Online 2020
Sebagai persiapan, Puspa mengatakan pihaknya kini telah melakukan uji coba pra sensus di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini.
“Di situ uji cobanya. Disampling, jadi uji coba bagaimana sistem metode sensus yang akan diberlakukan itu dia coba dulu di satu kelurahan yang ada di Makassar,” lanjutnya.
Dia menambahkan, kolaborasi data Disdukcapil dengan data BPS memang diperlukan sebab pihaknya meyakini bahwa masih banyak penduduk yang tidak terdaftar di dalam data penduduk.
Baca Juga : Kemendagri Kembali Aktifkan Layanan Dukcapil Makassar
“Data penduduk di Kota Makassar yang tercatat di Disdukcapil itu hampir 1,5 juta tetapi kita asumsikan masih ada penduduk yang tidak terdaftar di dalam data Disdukcapil. Itulah yang akan ditangkap oleh teman-teman dari BPS pada saat dia melakukan sensus,” katanya.
Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar