Logo Sulselsatu

Keluarga Ungkap Penyebab Meninggalnya BJ Habibie

Asrul
Asrul

Rabu, 11 September 2019 20:54

Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (INT)
Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Awan duka menyelimuti seluruh rakyat Indonesia. Presiden ke-3Republik Indonesia, BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019). Putra terbaik bangsa asal Kota Parepare itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pada usia 83 tahun.

Kabar ini juga dibenarkan oleh Thareq Kemal Habibie. Ia mengungkapkan sebab bahwa sang ayah meninggal dunia, lantaran usianya yang memang usianya yang telah cukup tua.

“Kemarin saya katakan bahwa gagal jantung yang mengakibatkan penurunan itu, kalau memang organ-organ itu degenerasi melemah, menjadi tidak kuat lagi, maka tadi jam 18 lebih lima, jantungnya dengan sendiri menyerah,” kata Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Baca Juga : Taufan Pawe Kenang Setahun Bj Habibie Wafat

Thareq juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ia terus menemani mendiang sang ayah saat dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Hingga akhirnya pada 11 September 2019 jam 18 lebih lima, presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, sudah meninggal.

“Tim dokter sudah membuat tempat terbaiknya, tidak ada yang bisa dibuat apa-apa lagi mohon doanya, terima kasih, mohon pengertian bahwa kami dalam keadaan berduka. terima kasih terima kasih banyak,” kata Thareq.

Sejak beberapa hari lalu Habibie memang tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Hal itu dilakukan setelah kesehatannya dikabarkan menurun dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga : Kenang Habibie dan Ainun, Warga Mallusetasi Parepare Buat Lorong Cinta

Hingga kini masih belum diketahui sebab Habibie dirawat. Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto hanya menuturkan, sesuai petunjuk Tim Dokter Kepresidenen, agar beliau mendapat perawatan optimal dan dapat istirahat penuh.

Bahkan Pemerintah sempat menyiagakan 44 dokter yang terdiri dari dokter ahli di berbagai bidang dari ahli otak sampai jantung, untuk memantau kondisi kesehatan BJ Habibie.

Meski demikian pada Maret 2018, Habibie juga sempat dirawat di klinik Starnberg di Munich, Jerman, setelah mengalami kebocoran klep jantung. Penyakit ini mirip dengan sakit yang dialami istrinya Ainun Habibie.

Baca Juga : Buku dan Lemari Perpustakaan Peninggalan BJ Habibie di Parepare Rusak Dimakan Rayap

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...