Logo Sulselsatu

Bupati dan Wabup Selayar Kompak Hadiri Monev KPK di Bantaeng

Asrul
Asrul

Kamis, 03 Oktober 2019 21:17

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Basli Ali-Zainuddin hadiri monev KPK di Kabupaten Bantaeng. (ist)
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Basli Ali-Zainuddin hadiri monev KPK di Kabupaten Bantaeng. (ist)

SULSELSATU.com, BANTAENG – Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali-Zainuddin dan Sekda Selayar Marjani Sultan, kompak menghadiri kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pencapaian progres Monitoring Centre of Prevention (MCP) program pencegahan korupsi terintegrasi 2019 dan diseminasi Wajib Pungut Pajak (WAPU) Tahun 2019 di Kabupaten Bantaeng, Kamis (03/10/19).

Kegiatan itu terselenggara atas kerja sama KPK melalui Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) dengan Pemerintah Kabupaten Banteng sebagai tuan rumah, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jeneponto, dan Kabupaten Bulukumba. Jajaran Pemerintahan dari keempat daerah tersebut hadir sebagai peserta di Gedung Balai Kartini Bantaeng.

Selain Bupati dan Wabup serta Sekda, sejumlah pejabat dari Kepulauan Selayar turut hadir diantaranya Inspektur Kabupaten Ar. Krg. Magassing, S.H. M.H.

Baca Juga : Bupati Selayar Lantik Darmawang sebagai Dirut Perumda Air Minum Tirta Tanadoang

“Kita mengucapkan terima kasih kepada KPK dengan ada pertemuan, monitoring dan evaluasi bersama dengan tim Korsupgah dari empat kabupaten ini. Ini semua dalam upaya pemberantasan korupsi dan dalam rangka koordinasi serta rangkaian upaya peningkatan pendapatan asli daerah dan penataan aset daerah,” ucap Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali.

Dengan adanya pertemuan dan arahan dari KPK, Bupati Kepulauan Selayar semakin optimis bahwa potensi-potensi pendapatan di Kabupaten Kepulauan Selayar akan semakin meningkat. Terkait dengan pengelolaan aset kata Basli, sejumlah arahan dari KPK agar dilakukan penertiban dan mendata aset dengan baik.

Dikonfirmasi terpisah, hal yang sama dikemukakan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H. Wabup mengatakan bahwa inti dari pertemuan itu adalah upaya memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya sekaligus upaya peningkatan pendapatan asli daerah.

Baca Juga : Hadiri Resepsi HUT ke-414 Selayar, Wagub Bicara Soal Desentralisasi Pembangunan

Dalam pertemuan itu kata Zainuddin ada beberapa penyampaian dari KPK berupa penerapan teknologi yang layak untuk dikembangkan, misalnya memperketat wajib pungut pajak hotel dan restoran sehingga tidak lagi terjadi kebocoran-kebocoran. Wabup menilai teknologi tersebut sangat bagus untuk mencegah terjadinya korupsi.

Kendati demikian menurut dia bahwa kalau melihat dari persoalan yang paling mendasar adalah bagaimana membuahkan kesadaran dari lubuk hati masing-masing tentang pentingnya pemberantasan korupsi.

“Kalau hati bersih maka ucapan, sikap juga akan baik. Tetapi kalau hati tidak baik maka perilaku korupsi tetap akan jalan. Jadi yang paling fundamental adalah manajemen kalbu. Itu yang paling penting,” kunci Wakil Bupati Kepulauan Selayar. (rls)

Baca Juga : Pemkab Selayar Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Anak Yatim

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Februari 2026 15:40
Jaringan 5G di Makassar Perkuat Ekosistem Digital di Kawasan Timur Indonesia
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN resmi mengoperasikan layanan SMARTFREN 5G di Kota Makassar....
Makassar02 Februari 2026 15:26
Scoopy Girls Match & Style, Padukan Berkendara Aman dan Ekspresi Gaya Anak Muda Makassar
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan kegiatan komunitas bertajuk Scoopy Girls Match & Style (MASTY)....
Makassar02 Februari 2026 15:18
Pertunjukan Barongsai Ramaikan Perayaan Imlek di Mal Ratu Indah dan NIPAH PARK
Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Mal Ratu Indah (MaRI) dan NIPAH PARK kembali menghadirkan rangkaian atraksi budaya Barongsai sebagai agenda tahunan u...
Nasional02 Februari 2026 15:10
OJK Siapkan Delapan Rencana Aksi Percepat Reformasi Pasar Modal Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan stakeholder terkait mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh....