Logo Sulselsatu

Terus Main Buruk, MU Bisa Terdegradasi Musim Ini

Asrul
Asrul

Selasa, 08 Oktober 2019 23:56

Ole Gunnar Solskjaer. (INT)
Ole Gunnar Solskjaer. (INT)

SULSELSATU.comManchester United tengah dalam situasi sulit usai mereka tak mampu memperbaiki performa buruk di Liga Inggris musim ini. Setan Merah bahkan kini dalam ancaman degradasi ke Divisi Championship.

Sampai dengan saat ini MU berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan sembilan poin dari delapan pertandingan.

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu mengalami performa buruk di awal musim 2019/2020. Selain baru meraih dua kemenangan, MU juga tidak mampu meraih tiga poin di tiga laga terakhir.

Baca Juga : Babak Belur! Liverpool Bantai Manchester United 7-0

Di musim ini MU terlalu mudah kehilangan banyak poin, termasuk dari tim-tim papan bawah. Sempat menjanjikan di laga pertama dengan menang telak 4-0 atas Chelsea, Setan Merah justru menurun di laga-laga berikutnya.

Setelah diimbangi Wolverhampton Wanderers 1-1, MU kalah 1-2 di kandang dari tim medioker lainnya Crystal Palace.

Tim papan bawah Southampton juga bisa meraih satu poin dari MU (1-1), sedangkan tim papan tengah macam West Ham United sukses menumbangkan skuat Old Trafford 2-0.

Baca Juga : MU dan Liverpool Siap-siap Timang 6 Gelar Juara Manchester City

Pada laga terakhir sebelum jeda internasional, Newcastle United yang sebelumnya berada di zona degradasi mengejutkan MU dengan kemenangan 1-0.

Labilnya performa MU membuat mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce angkat bicara. Allardyce menilai MU bisa berada di zona merah pada akhir musim sekaligus terdegradasi di musim depan.

“Mereka turun [degradasi pada 1974] dengan tim yang di atas kertas tampak hebat,” kata Allardyce kepada talkSPORT dikutip dari Sportbible.

Baca Juga : Transfer Liga Inggris: Chelsea Habiskan Rp5,3 Triliun, MU Hanya Pinjam

“Jadi bukan di luar kemungkinan bahwa mereka dapat secara serempak jatuh ke dalam banyak masalah jika rasa percaya diri hilang dan [masalah] cedera yang tetap seperti itu,” ucap Allardyce menambahkan.

Salah satu sudut pandang Allardyce memprediksi MU bakal terdegradasi adalah mental Marcus Rashford dan kawan-kawan yang tidak bisa bangkit secepat mungkin.

Selain itu, kehilangan Romelu Lukaku juga tidak ditangani dengan baik oleh Ole Gunnar Solskjaer. Rashford dan Anthony Martial yang diklaim jadi pengganti Lukaku belum bisa membuktikan diri sejauh ini.

Baca Juga : Diincar MU, Kane Kirim Sinyal ke Tottenham Perpanjang Kontrak

Sejak era Premier League (1992/1993), posisi terburuk MU di klasemen akhir adalah menempati peringkat keenam pada musim 2016/2017.

MU kali terakhir terdegradasi dari level teratas terjadi pada 1973/1974 saat terlempar dari Divisi 1 ke Divisi 2 pada musim 1974/1975. Pada musim berikutnya (1975/1976) MU kembali promosi ke Divisi 1.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...