Logo Sulselsatu

Target Jadi Lumbung Daging, Pemprov Fokus Peningkatan Produksi

Asrul
Asrul

Selasa, 05 November 2019 13:00

Sudirman Sulaiman. (ist)
Sudirman Sulaiman. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudiman Sulaiman menyampaikan bahwa pemprov fokus pada peningkatan produksi ternak dan daging ternak, khusunya sapi, sebagai langkah untuk mendukung Sulsel sebagai lumbung daging nasional.

“Sekarang target kita adalah bagaimana overstock untuk ternak dan daging sapi di Sulsel,” kata Sudriman saat menghadiri The 2nd International Conference of Animal Science Technology (ICAST) 2019 di Swiss Bellin Hotel, Selasa (5/11/2019)

Membuka forum ini, Andi Sudirman menyampaikan, untuk menggenjot angka populasi ternak di Sulsel, Pemprov Sulsel berupaya membuka lahan produktif di beberapa lokasi terisolir, contohnya di Kecamatan Seko dan Rampi di Luwu Utara.

Baca Juga : Sudirman Sulaiman Dorong Masyarakat Bangun Masjid dan Tanam Pohon di Lingkungan Sekolah

“Untuk saat ini kita sudah punya industri peternakan, kita terus membangun dengan mengembagkan riset untuk diterapkan di bidang ini,” jelasnya.

Ia juga menekankan fokus pengembangan wilayah hilir untuk sektor paling potensial di Sulsel, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Hadir mendampingi Wagub Andi Sudirman, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel, Abdul Azis menyebutkan saat ini jumlah kelahiran sapi di Sulsel lebih dari 46 ribu kelahiran per tahun.

Baca Juga : Apresiasi Kapolda Sulsel, Plt Gubernur: Tilang Elektronik Sebagai Inisiasi Menuju Digitalisasi

“Peningkatan ini didukung program inseminasi buatan dan embrio transfer serta seperti yang disebutkan oleh Pak Wagub dengan memaksimalkan lahan yang tertidur selama ini, di Luwu Utara ada 23 ribu lahan yang harus dimaksimalkan,” sebut Abdul Azis.

Ia menyebutkan, saat ini wilayah potensial produksi sapi tersebar di hamper seluruh kabupaten/kota Sulawesi Selatan.

“Utamanya kabupaten Bone, Sinjai, Bukumba, dan Wajo,” sebutnya.

Baca Juga : Plt Gubernur Minta Penceramah, Ustaz, Imam Masjid, Hingga Marbot Divaksin

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Aries Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, pihaknya akan terus mensupport aktivitas pengembangan peternakan di Sulawesi Selatan dari sisi pengetahuan dan teknologi.

“Universitas Hasanuddin continues to support activity related to development of science, technology, and innovation of animal husbandry technology, (Universitas Hasanuudin terus mendukung perkembangan peternakan di Sulsel utamanya dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, ”

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Sudirman Sulaiman Buat Terobosan Baru, Warga Diperbolehkan Ziarah Makam Covid

 

Baca Juga : Sudirman Sulaiman Buat Terobosan Baru, Warga Diperbolehkan Ziarah Makam Covid

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...