Logo Sulselsatu

Semangati Tenaga Kerja, Disnaker Makassar Sebut Wagub Sulsel Mantan TKI yang Sukses

Asrul
Asrul

Senin, 11 November 2019 20:30

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar menggelar sosialisasi pembinaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hotel d'Maleo, Senin (11/11/2019). (Sulselsatu/Resti Setiawati)
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar menggelar sosialisasi pembinaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hotel d'Maleo, Senin (11/11/2019). (Sulselsatu/Resti Setiawati)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar menggelar sosialisasi pembinaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hotel d’Maleo, Senin (11/1/2019).

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Kesempatan Perluasan Kerja, Rahmat menyebut selama ini masyarakat memiliki stigma negatif mengenai pekerja Indonesia di luar negeri.

Olehnya itu, istilah TKI saat ini telah berubah menjadi Pekerja Migran Indonesia atau PMI, untuk mengubah paradigma negatif mengenai pekerja Indonesia di luar negeri. Hal itu tertuang dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017.

Baca Juga : Disnaker Makassar Siapkan Pelatihan Gratis untuk Masyarakat Lorong dan Difabel

“Selama ini masih banyak yang menganggap bahwa PMI merupakan pekerja kasar padahal tidak sedikit PMI yang bekerja di sektor formal dan tenaga profesional hingga mencapai kesuksesan,” tuturnya.

Ia mengambil contoh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang meraih kesuksesannya walaupun mantan TKI.

“Mengambil contoh Wagub Sulsel sebagai mantan TKI yang berkelas dan sukses,” ujar Rahmat.

Baca Juga : 95 Persen WFH Pekerja di Makassar Bakal Kembali “Ngantor”

Untu itu, Rahmat menjelaskan kepada peserta agar tak malu dan mengikuti proses yang legal jika ingin menjadi PMI.

“Harus melalui proses yang prosedural, bukan non prosedural karena banyak sekali hambatannya di luar negeri kalau ilegal, antara lain, tidak mendapatkan jaminan sosial, selalu dihantui jika ada petugas serta upahnya yang tidak seberapa,” bebernya.

Rahmat juga mengatakan bahwa pemerintah telah merancang kerja sama dengan Australia yang memungkinkan PMI dapat bekerja dan berlibur sekaligus belajar di sana.

Baca Juga : Disnaker Akan Jatuhkan Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Bayar THR Karyawan

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan sertifikasi kepada 200 calon pekerja agar betul-betul dapat terserap di dalam dan di luar negeri.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar27 Agustus 2026 09:41
PLN UIP Sulawesi Adopsi 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Pulau Samalona
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menginisiasi program Adopsi Karang Pulau Samalona dengan menempatkan 10 media transplantasi dan...
Pendidikan26 Agustus 2026 22:40
Beasiswa Kalla 2026 Tembus 1.236 Pendaftar, 64 Lolos
Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 Tahun 2026....
Video26 Agustus 2026 22:29
VIDEO: Bus Tua Terbakar di Depan SMAN 5 Makassar, Diduga Akibat Percikan Las
SULSELSATU.com — Sebuah bus terbakar di area parkir kendaraan di Jalan Batua Raya, Makassar, Rabu (26/8/2026).Lokasi kebakaran berada di sekitar dep...
Video26 Agustus 2026 22:01
VIDEO: Prabowo Tiba di NTT, Tinjau Penanganan Pascagempa
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa di NTT, Kamis (27/8/2026). Prabowo tiba di Nagekeo pada Kamis siang s...