Logo Sulselsatu

Gubernur Instruksikan Pekerja Lingkungan Lakukan Penanaman di Musim Hujan  

Asrul
Asrul

Jumat, 03 Januari 2020 16:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) mengintruksikan kepada seluruh pekerja di bidang lingkungan hidup untuk segera melakukan penanaman di momentum musim hujan ini. 

Penegasan itu disampaikan Nurdin usai memimpin upacara hari amal bakti ke 74 Kementerian Agama RI, di Asrama Haji Sudiang, Jumat, (03/01/2020).

“Jadi ada dua yang harus kita kerjakan, yang pertama adalah kita mengantisipasi curah hujan yang tinggi di musim hujan ini yang kedua di musim hujan ini semua yang bekerja di bidang lingkungan, ini kita saatnya kita menanam,” tegas Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

Saat ini, lanjut Nurdin, masyarakat menghadapi lingkungan hidup yang semakin membahayakan bagi masyarakat Sulsel terutama di bagian dataran rendah sekitar sungai-sungai pada musim penghujan seperti ini.

“Supaya betul-betul kita punya lingkungan yang semakin kritis ini, kita bisa pulihkan dengan gerakan menanam, konservasi, bagaimana pun juga kita harus ingatkan juga masyarakyat mungkin tidak sebanding hasil yang dia terima dengan malapetaka yang terjadi,” jelasnya. 

Olehnya itu, Nurdin berharap jika ada program-program orang lingkungan, ada hajatan lakukanlah dengan menanam, karena jujur saja kondisi lingkungan saat ini sudah sangat super kritis.

Baca Juga : Musim Hujan Rawan Genangan, Ini Tips Berkendara Melewati Genangan Agar Aman

Belum lagi, di musim kemarau baru hujan beberapa jam ketinggian air langsung naik, artinya ada fungsi yang tidak jalan dihulu. Sesuai teori ketikan hujan se-jam di sungai itu masih kering, tapi hari ini baru saja hujan airnya sudah sampai ke sungai, itukan indikator bahwa lahan kita semakin kritis, karena tidak ada penanaman. 

“Karena itu sungai menjadi dangkal karena segmentasi, bayangin kalau debit air naik sungai dangkal berarti kapasitas sungai melebihi dari kemampuan, itulah menjadi banjir,” pungkasnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...