Logo Sulselsatu

Jumras Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Nurdin Abdullah

Asrul
Asrul

Selasa, 07 Januari 2020 16:11

Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel, Jumras. (Sulselsatu/Jahir Majid)
Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel, Jumras. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polrestabes Makassar menetapkan eks kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras sebagai tersangka kasus pencemeran nama baik Gubernur Nurdin Abdullah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, Jumras tidak dapat membuktikan tuduhannya teradap Nurdin Abdullah yang menerima mahar Rp10 miliar dari oknum pengusaha di Pilgub Sulsel 2018.

Baca juga: NA Ancam Penjarakan Jumras Soal Mahar Pilgub dan Proyek

Baca Juga : Saksi Persidangan Sebut Dana CSR Murni Pembangunan Masjid, Tak Ada Kaitan NA

Jumras ditetapkan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Senin (6/1/2020). Penyidik mengagendakan pemeriksaan berikutnya pekan ini.

Sponsored by MGID

Baca juga: Dinonjobkan, Jumras Gugat Nurdin Abdullah

“Untuk pemeriksaan berikutnya kita agendakan pekan ini,” kata Indratmoko di kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (7/1/2020).

Baca Juga : Nurdin Abdullah Jalani Sidang Perdana, Ini Dakwaan Jaksa

Baca juga: Diancam Dipidanakan, Jumras Siap Hadapi Nurdin Abdullah di Pengadilan

Perbuatan Jumras dijerat dengan Pasal 242 juncto Pasal 310 juncto Pasal 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencemaran Nama Baik.

Diketahui, kasus ini bermula saat DPRD Sulsel memutuskan untuk hak angket kepada Nurdin Abdullah terkait sejumlah masalah di awal-awal pemerintahannya.

Baca Juga : KPK Periksa “Uji” Putra Nurdin Abdullah dan Plt Gubernur Sulsel

Jumras merupakan salah satu saksi yang dipanggil panitia hak angket. Jumras adalah eks kepala Biro Pembangunan yang kemudian dicopot Nurdin Abdullah.

Dalam kesaksiannya di rapat pansus hak angket DPRD Sulsel, Jumras menuding Nurdin Abdullah menerima aliran dana dari oknum pengusaha untuk digunakan di Pilgub 2018.

Tudingan tersebut kemudian dibantah Nurdin Abdullah dan mengancam mempidanakan Jumras atas kasus pencemaran nama baik.

Baca Juga : KPK Periksa “Uji” Putra Nurdin Abdullah dan Plt Gubernur Sulsel

Editor: Hendra Wijaya

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Politik22 Oktober 2021 23:49
Aliyah Mustika Diharap Dapat Mendorong Kunjungan Wisatawan ke Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Selayar. Sela...
Adventorial22 Oktober 2021 22:39
Hari Santri Nasional, Erna Rasyid Taufan: Momentum Perkuat Identitas Kota dengan Generasi Qurani
SULSELSATU.com, Parepare — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional tahun 2021 yan...
Olahraga22 Oktober 2021 21:14
Bawa Nama Indonesia, Mario Surya Aji Siap Tampilkan Performa Terbaik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Membawa nama Indonesia, Mario Suryo Aji dalan ajang Grand Prix Moto3 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia...
Sponsored by MGID
Makassar22 Oktober 2021 20:22
Yayasan Hadji Kalla Teken MoU Pembinaan Disabilitas dengan STMIK Handayani
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Hadji Kalla bersama STMIK Handayani Makassar melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dalam progr...