Logo Sulselsatu

Suporter Bikin Rusuh, FIFA Denda Timnas Rp2,8 Miliar plus Tanpa Penonton

Asrul
Asrul

Rabu, 08 Januari 2020 18:13

Ilustrasi. (ISulselsatu/Nias)
Ilustrasi. (ISulselsatu/Nias)

JAKARTA – Organisasi sepakbola dunia, FIFA menjatuhkan denda kepada skuat Garuda atas ulah suporter saat timnas melawat ke Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, melawan Malaysia.

Indonesia mendapatkan hukuman setelah bertandang ke Malaysia pada 19 November 2019 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam laga di Stadion Bukit Jalil, Indonesia kalah 0-2 dari Harimau Malaya.

Ulah pendukung Timnas, yang dalam pengamatan FIFA menyalakan kembang api, melempar benda berbahaya, dan melakukan perusakan, membuahkan sanksi tegas.

Baca Juga : Asnawi Mangkualam Cs Tatap Laga Lawan Vietnam

Dalam daftar hukuman yang dilansir FIFA pada 19 Desember lalu, Indonesia juga dihukum karena pemain dan ofisial Timnas mengulur-ulur waktu kickoff.

Sponsored by MGID

Indonesia dihukum satu laga tanpa penonton saat menjamu Uni Emirat Arab pada 31 Maret dan denda sebesar 200 ribu franc Swiss atau setara dengan Rp2,85 miliar.

“Ketertiban dan keamanan pada pertandingan (menyalakan kembang api atau benda lain; melempar benda; tindakan perusakan; mengganggu ketertiban atau indisipliner yang diamati di stadion). Perilaku buruk pemain dan ofisial (hingga kickoff tertunda),” tulis keterangan dari FIFA.

Baca Juga : Timnas Indonesia Petik Pelajaran Berharga Usai 2 Ujicoba

Sebelumnya, Indonesia didenda FIFA karena kerusuhan saat menjamu Malaysia pada 5 September 2019 di Gelora Bung Karno. Indonesia didenda 45 ribu franc Swiss atau senilai RP643 juta.

Indonesia juga mendapat peringatan karena mengulur-ulur waktu kickoff saat menjamu Thailand pada kualifikasi Piala Dunia 2022.

Di sisi lain, Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) mendapat hukuman yang lebih ringan. Mereka dijatuhi denda 50 ribu franc Swiss (Rp717 juta) merujuk pada pasal 16.

Baca Juga : Uji Coba Lawan Oman, Begini Peluang Kemenangan Timnas Indonesia Menurut STY

“Ketertiban dan keamanan pada pertandingan (menyalakan kembang api atau benda lain; melempar benda; tindakan perusakan; mengganggu ketertiban atau indisipliner yang diamati di stadion),” tulis keterangan FIFA seperti dilansir Detik.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Politik22 Oktober 2021 23:49
Aliyah Mustika Diharap Dapat Mendorong Kunjungan Wisatawan ke Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Selayar. Sela...
Adventorial22 Oktober 2021 22:39
Hari Santri Nasional, Erna Rasyid Taufan: Momentum Perkuat Identitas Kota dengan Generasi Qurani
SULSELSATU.com, Parepare — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional tahun 2021 yan...
Olahraga22 Oktober 2021 21:14
Bawa Nama Indonesia, Mario Surya Aji Siap Tampilkan Performa Terbaik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Membawa nama Indonesia, Mario Suryo Aji dalan ajang Grand Prix Moto3 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia...
Sponsored by MGID
Makassar22 Oktober 2021 20:22
Yayasan Hadji Kalla Teken MoU Pembinaan Disabilitas dengan STMIK Handayani
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Hadji Kalla bersama STMIK Handayani Makassar melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dalam progr...