Logo Sulselsatu

Pemkot Bakal Bekali Nelayan Makassar Pemahaman Hukum Laut Internasional

Asrul
Asrul

Selasa, 14 Januari 2020 14:00

Roundtable discussion soal lintas batas perairan Kota Makassar. (ist)
Roundtable discussion soal lintas batas perairan Kota Makassar. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Konsulat RI di Kota Darwin, Australia, menggelar roudtable discussion soal lintas batas perairan kedua negara yang seringkali dilanggar nelayan Bugis-Makassar.

Dalam diskusi ini dibahas langkah – langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan nelayan Bugis-Makassar yang selama ini melintasi batas laut ke wilayah perairan Australia.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam diskusi tersebut mengusulkan dalam menyelesaikan permasalahan perlu adanya pendekatan kerja sama antara keduanya.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Kalau saya usulkan bukan melalui pendekatan hukum, melainkan pendekatan kerja sama antara dua kota, seperti sister city supaya apa yang tadinya ilegal bisa menjadi legal,” kata Iqbal.

Iqbal juga mengatakan untuk nelayan Kota Makassar sendiri nantinya akan dibekali dengan pemahaman mengenai hukum laut internasional.

“Kita akan memfasilitasi nelayan-nelayan kita untuk mendapatkan pemahaman tentang hukum laut internasional melalui dinas terkait, agar mereka paham tidak boleh melanggar batas karena secara kedaulatan negara bertentangan dengan hukum internsional maupun kedaulatan suatu negara,” katanya.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Sementara itu, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Eko Rudiyanto yang juga selaku narasumber mengatakan, diskusi ini mencari solusi agar nelayan Indonesia tidak melintasi batas perairan Australia.

“Kita koordinasi bagaimana mencari solusinya. Nah tadi Pak Wali sudah punya usulan akan memberikan pemahaman kepada nelayannya tentang hukum laut internasiomal melalui sosialisasi,” jelasnya.

Menurutnya, diskusi yang diadakan ini akan dibawa ke pemerintah Australia untuk mengkaji lebih lanjut terkait kerja sama antara kedua negara supaya bisa kerja sama secara legal.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...