Logo Sulselsatu

Pemkot Bakal Bekali Nelayan Makassar Pemahaman Hukum Laut Internasional

Asrul
Asrul

Selasa, 14 Januari 2020 14:00

Roundtable discussion soal lintas batas perairan Kota Makassar. (ist)
Roundtable discussion soal lintas batas perairan Kota Makassar. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Konsulat RI di Kota Darwin, Australia, menggelar roudtable discussion soal lintas batas perairan kedua negara yang seringkali dilanggar nelayan Bugis-Makassar.

Dalam diskusi ini dibahas langkah – langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan nelayan Bugis-Makassar yang selama ini melintasi batas laut ke wilayah perairan Australia.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam diskusi tersebut mengusulkan dalam menyelesaikan permasalahan perlu adanya pendekatan kerja sama antara keduanya.

Baca Juga : Siapkan Simulasi PTM, Pemkot Makassar Pastikan Kondisi Pelajar Sehat Terlebih Dulu

“Kalau saya usulkan bukan melalui pendekatan hukum, melainkan pendekatan kerja sama antara dua kota, seperti sister city supaya apa yang tadinya ilegal bisa menjadi legal,” kata Iqbal.

Sponsored by MGID

Iqbal juga mengatakan untuk nelayan Kota Makassar sendiri nantinya akan dibekali dengan pemahaman mengenai hukum laut internasional.

“Kita akan memfasilitasi nelayan-nelayan kita untuk mendapatkan pemahaman tentang hukum laut internasional melalui dinas terkait, agar mereka paham tidak boleh melanggar batas karena secara kedaulatan negara bertentangan dengan hukum internsional maupun kedaulatan suatu negara,” katanya.

Baca Juga : Jubir Makassar Recover: Mulai September, Vaksinasi Sasar 100 RT Per Hari

Sementara itu, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Eko Rudiyanto yang juga selaku narasumber mengatakan, diskusi ini mencari solusi agar nelayan Indonesia tidak melintasi batas perairan Australia.

“Kita koordinasi bagaimana mencari solusinya. Nah tadi Pak Wali sudah punya usulan akan memberikan pemahaman kepada nelayannya tentang hukum laut internasiomal melalui sosialisasi,” jelasnya.

Menurutnya, diskusi yang diadakan ini akan dibawa ke pemerintah Australia untuk mengkaji lebih lanjut terkait kerja sama antara kedua negara supaya bisa kerja sama secara legal.

Baca Juga : 9 Hari Swab On The Road, Pemkot Makassar Periksa 2.089 Orang, 55 Positif

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama28 Oktober 2021 01:33
Wali Kota Danny Jadi Tim Penguji di Munas IAI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ...
Berita Utama28 Oktober 2021 00:09
Kebakaran di Allu Tarowang Jeneponto, Bocah 8 Tahun Tewas Terbakar
SULSELSATU.com, Jeneponto – Kebakaran rumah kembali terjadi di Jeneponto. Kali ini rumah panggung milik Satturia dg Sangka (55) di Dusun Likusar...
Video27 Oktober 2021 23:20
VIDEO: Nekat, Maling Ini Ketahuan Saat Bobol Mesin ATM di Markas TNI
SULSELSATU.com – Seorang pria kedapatan saat membobol mesin ATM di markas TNI viral di media sosial. Dalam video terlihat pria itu berada di dal...
Sponsored by MGID
Berita Utama27 Oktober 2021 20:46
Bupati Iksan Sebut, Puskesmas di Jeneponto “Cantik” Karena Aliyah Mustika
SULSELSATU.com, Jeneponto – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memberi apresiasi kepada anggota DPR RI, Aliyah Mustika atas kontribusi dan perhati...