Logo Sulselsatu

Menteri ESDM: Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kg Masih Dikaji

Asrul
Asrul

Senin, 20 Januari 2020 13:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan rencana pemerintah mencabut subsidi gas elpiji 3 kilogram masih dikaji. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak akan dilakukan secara asal.

Perubahan akan dilakukan dengan memperhitungkan kondisi masyarakat kecil dan dunia usaha.

Pertimbangan tersebut diambil supaya nantinya kebijakan yang diambil tidak memberikan masalah pada masyarakat kecil dan dunia usaha. Ia mengatakan kebijakan tata ulang tersebut sampai dengan saat ini masih dibahas.

Baca Juga : Jokowi Tanggapi Rencana Kenaikan Elpiji 3 Kg

“Yang ramai di media tidak sepenuhnya benar. Kami masih bahas dengan melibatkan kementerian dan lembaga dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil dan juga pengusaha,”katanya seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet, Senin (20/1/2020).

Sebagai informasi, dari yang saat ini dilakukan secara terbuka menjadi tertutup mulai semester II 2020 mendatang. Dengan perubahan tersebut nantinya subsidi yang selama ini disalurkan dalam bentuk harga LPG murah akan diubah menjadi langsung diberikan ke masyarakat miskin.

Arifin mengatakan perubahan skema penyaluran tersebut dilakukan dengan tujuan agar subsidi yang diberikan pemerintah nantinya lebih tepat sasaran. Pemerintah, sambungnya akan mendata warga yang benar-benar membutuhkan subsidi dari pemerintah.

Baca Juga : Ini Alasan Subsidi Gas Melon Dicabut hingga Harga Naik Jadi Rp35 Ribu

“Maksudnya subsidi tertutup kita identifikasi dulu kira-kira yang memang berhak menerima tapi enggak batasi, yang menerima tetap menerima. Cuma teregister dan terdaftar jadi bisa teridentifikasi untuk cegah terjadi ‘kebocoran’,” jelasnya.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto, dilansir Antara, Rabu (15/1) mengatakan dengan perubahan skema penyaluran ini, nantinya harga LPG 3 kg akan naik. Pasalnya, harga akan disesuaikan dengan pasar seperti elpiji 12 kg.

“Elpiji 12 kg, tinggal dibagi 3 atau 4 saja. Nanti kita lihat,” imbuh Djoko.

Baca Juga : VIDEO: Kesal Ibunya Tak Dapat Gas Elpiji 3 Kg Langka, Bocah Ini Banting Tabung Kosong

Ia mengungkapkan ada beberapa skema yang saat ini sedang digodok pemerintah untuk mengubah mekanisme penyaluran subsidi LPG 3 kg tersebut. Salah satunya menggunakan kartu atau barcode yang terhubung dengan perbankan.

“Uji coba di beberapa tempat pakai kartu, Pertamina pakai QR Code. Nanti yang beli LPG 3 kg langsung terekam. Misal, beli 3 tabung gas melon Rp100 ribu, nanti langsung transfer ke QR ini. Data sudah ada, kebijakan seperti apa belum diputuskan,” jelas Djoko.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...