SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb bersama Kajati Sulsel Firdaus Demilwar membahas kerja sama di bidang penyelesaian masalah di tubuh Pemkot Makassar.
Pertemuan yang dikemas dalam coffe morning tersebut bertema Sinergi Bersama Forkopimda Menunjang Lancarnya Serapan Anggaran digelar di Baruga Anging Mammiri, Jumat (24/1/2020).
Firdaus meminta seluruh intansi dapat mendukung pembangunan yang sedang dilakukan di Kota Makassar.
Baca Juga : Kejati Sulsel Ungkap Berkas Perkara 5 Tersangka Korupsi Bibit Nanas Sudah P21
Jika ada permasalahan yang terjadi, maka pihaknya tidak akan memihak tetapi akan melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang ada di pemerintahan.
“Mari kita manfaatkan acara ini sebagai forum untuk saling bertukar pikiran dan menyelesaikan permasalahan yang ada di pemerintah maupun di lembaga lainnya. Kita harus bentuk sinergitas,” ucap Firdaus.
Sesuai amanah Presiden Joko Widodo kata Firdaus, birokrasi harus simpel, cepat dan memiliki etos kerja yang adaptif.
Baca Juga : Kejati Tegaskan Kasus Bibit Nanas Tetap Jalan Usai Bahtiar Menang Praperadilan
“Kalau kita bisa ikut lelang cepat kenapa kita harus ikut lelang umum. Kejati hadir di sini secara institusi mengawal pemerintah dan pembangunan tapi tidak untuk merecoki. Kami pun siap menjadi konsultan pemerintah. Semoga serapan anggaran cepat terealisasi di semester I ini,” ujarnya.
Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, berbagai persoalan dalam proses pembangunan pasti terjadi, terjadi termasuk persoalan hukum.
“Amanat dari presiden pada rapat yang lalu, bahwa institusi hukum yaitu polisi dan kejaksaan untuk membantu pemerintah dalam hal bantuan hukum dalam rangka percepatan penyerapan anggaran tahun ini,” ujar Iqbal.
Baca Juga : Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar, Jaksa Bakal Panggil Legislator Komisi E DPRD Sulsel
Dia berharap dalam pertemuan ini dapat memberikan solusi dan masukan untuk permasalahan atau kendala yang dialami Pemerintah Kota Makassar dalam penyerapan anggaran.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar