Logo Sulselsatu

Rusak Kesehatan, Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Rokok Elektrik

Asrul
Asrul

Jumat, 24 Januari 2020 22:55

Rusak Kesehatan, Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Rokok Elektrik

JAKARTA – Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram rokok elektronik alias vape. Rokok konvensional sebelumnya juga difatwakan serupa.

“Rokok elektronik hukumnya haram sebagaimana rokok konvensional karena termasuk kategori perbuatan konsumsi yang khaba’is atau merusak atau membahayakan,” kata anggota Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntunan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Wawan Gunawan Abdul Wachid di Yogyakarta, dikutip dari CNN Indonesia dari Antara.

Ada beberapa alasan di balik dikeluarkannya fatwa haram terhadap vape ini. Wawan menjelaskan bahwa menghisap vape mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan, bahkan perbuatan bunuh diri secara cepat atau lambat. Hal ini termasuk dalam hal yang dilarang menurut Al Quran Surah Al Baqarah ayat 195 dan Surah An Nisa’ ayat 29.

Baca Juga : Muhammadiyah: Ramadan 1442 Hijriah Jatuh pada 13 April 2021

“Merokok rokok elektronik bertentangan dengan prinsip-prinsip kesempurnaan Islam, iman, dan ihsan,” katanya dalam Silaturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diadakan di Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta.

Sponsored by MGID

Selain itu, menurut fatwa Muhammadiyah, menghisap rokok elektronik adalah perbuatan yang berbahaya untuk diri sendiri dan orang lain yang terkena asapnya.

“Rokok elektronik sebagaimana rokok konvensional diakui mengandung zat adiktif dan unsur racun yang membahayakan, tetapi dampak buruk rokok elektronik dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” kata Wawan.

Baca Juga : Lanjutkan Silaturahim, Kapolri Temui Ketua Umum MUI

Selain mengharamkan untuk menghisap vape, membeli vape juga merupakan perbuatan tabzir atau pemborosan yang dilarang menurut Al Quran.

Wawan mengatakan menggunakan rokok elektronik bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah, yaitu pelindungan agama, pelindungan jiwa dan raga, pelindungan akal, pelindungan keluarga, dan pelindungan harta.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Politik22 Oktober 2021 23:49
Aliyah Mustika Diharap Dapat Mendorong Kunjungan Wisatawan ke Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Selayar. Sela...
Adventorial22 Oktober 2021 22:39
Hari Santri Nasional, Erna Rasyid Taufan: Momentum Perkuat Identitas Kota dengan Generasi Qurani
SULSELSATU.com, Parepare — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional tahun 2021 yan...
Olahraga22 Oktober 2021 21:14
Bawa Nama Indonesia, Mario Surya Aji Siap Tampilkan Performa Terbaik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Membawa nama Indonesia, Mario Suryo Aji dalan ajang Grand Prix Moto3 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia...
Sponsored by MGID
Makassar22 Oktober 2021 20:22
Yayasan Hadji Kalla Teken MoU Pembinaan Disabilitas dengan STMIK Handayani
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Hadji Kalla bersama STMIK Handayani Makassar melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dalam progr...