Logo Sulselsatu

Gara-gara Virus Corona, Gim PUBG Sulit Diakses

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Januari 2020 16:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gim PUBG versi Mobile (PlayerUnknown’s Battlegrounds) milik Tencent mendadak sulit untuk diakses, Rabu (29/1/2020). Hal itu diduga terjadi akibat kebijakan Pemerintah China mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya daerah Wuhan yang diduga merupakan tempat asal usul virus corona.

Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah karena virus mengancam kehidupan manusia. Akibat isolasi itu, terjadi lonjakan pemain yang signifikan sehingga gim tersebut sulit untuk diakses.

Dilansir Abacus News, seorang influencer asal China yakni Tiyuxiaoqiao melalui akun Weibo miliknya mengatakan saat ia hendak bermain gim, sejumlah server (penyimpan data) gim PUBG di China tidak bisa diakses.

Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya

“Pemutaran film dibatalkan, kumpul-kumpul bersama teman dibatalkan. Sekarang saya hanya ingin bermain gim tapi tidak bisa,” kata dia.

Sontak pengembang gim Tencent merespon keluhan Tiyuxiaoqiao itu. Melalui akun Weibo resminya, perusahaan disebut sedang memperluas kapasitas server.

“Antusiasme gim tentara pasukan khusus luar biasa, sehingga masalah kecil terjadi,” tutur Tencent.

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes

Tagar #GameForPeaceCollapsed bertengger di topik terpopuler nomor satu di media sosial Weibo.

Virus yang menginfeksi saluran pernapasan akut seperti pneumonia itu menebar kekhawatiran global karena dinilai sangat mirip dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang pada 2002-2003 menewaskan ratusan orang di China dan Hong Kong.

Selain di China, kasus infeksi virus corona juga terdeteksi di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman.

Baca Juga : Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim Jadi 1.379 Orang

Sejumlah negara telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya ke China. Mereka juga berencana mengevakuasi warganya dari Negeri Tirai Bambu dalam waktu dekat.

Sementara itu, Indonesia menunggu sinyal dari World Health Organization (WHO) untuk mengevakuasi WNI dari China. Sejauh ini, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan imbauan perjalanan ke China.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...