SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar mencanangkan program Makasssar bebas kusta hingga 2025 mendatang.
Komitmen bersama Makassar bebas kusta diteken perwakilan Kementerian Kesehatan, Universitas Hasanuddin dan Pemkot Makassar.
Untuk merealisasikan program ini, sebanyak 30 dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin ditambah 34 dokter residen, 34 dokter coas, 49 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas serta 50 petugas puskesman yang dilibatkan.
Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah
Baca juga: Pemkot Canangkan Makassar Bebas Kusta hingga 2025
Kasi Kusta Subdit Penyakit Kronis Menular Langsung Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementrian Kesehatan, Tiara Pakasi mengatakan, hingga saat ini Indonesia termasuk tiga besar sesudah India dan Brazil dengan kasus terbanyak penderita kusta.
“Sebanyak 1.500 anak di Indonesia di bawah usia 15 tahun menderita kusta dengan temuan yang mengalami cacat. Banyak di antara mereka mendapat perlakuan diskriminatif akibat penyakit kusta yang dideritanya,” kata Tiara pada peringatan Hari Kusta se Dunia di Tribun Karebosi Makassar, Senin (3/2/2020).
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassars Naisyah Tun Azikin mengatakan, jumlah kasus penderita kusta di daerah ini sebanyak 194 orang.
Pada kesempata ini, Perdoski juga melakukan pemeriksaan bagi penderita kusta maupun keluarga yang kontak langsung dengan penderita kusta serta melakukan penyematan rompi kepada 47 kader Puskesmas yang disiagakan memantau penderita kusta di masyarakat.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar